WIDEAZONE.COM, JAKARTA — Jabatan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang lowong setelah Jenderal Tito Karnavian dilantik sebagai Menteri Dalam Negeri, segera diisi pejabat baru.
Komisaris Jenderal Polisi Drs Idham Aziz MSi segera tampil sebagai pejabat Kapolri baru menggantikan Tito.
Selama beberapa waktu belakangan, jabatan Kpolri yang lowong itu menjadi tanda tanya masyarakat, siapa yang bakal menggantikan Tito?
Namun jawaban itu akhirnya terjawab setelah Presiden Joko Widodo melantik Idham Azis sebagai Kapolri di Istana Negara, sekitar pukul 9.30 WIB, Jumat (1/11/2019).
Pengangkatan Kapolri terhadap Idham Azis didasari atas Keputusan Presiden Rapublik Indonesia Nomor 9/ Polri tahun 2019. Keputusan itu dibacakan dibacakan terlebih dahulu oleh Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto.

Sebelum penandatanganan berita acara pengangkatan sumpah jabatan, Menteri Dalam Negeri Toto Karnavian dan Panglima TNI Hadi Tjahjanto bertindak sebagai saksi. Setelah itu, Kepala Negara Republik Indonesia mengambil sumpah jabatan terhadap Idham Aziz.
“Demi Allah, saya bersumpah bahwa saya akan setia ke pada Negera Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Umdang Dasar 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya ke pada bangsa dan negara,” ucap Presiden Joko Widodo saat mendiktekan sumpah jabatan yang diikuti Idham Aziz.
Presiden juga mendiktekan sumpah jabatan itu ke pada Idham agar Kapolri baru dapat menjalankan tugas jabatan dan bekerja sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab. “Saya akan menjunjung tinggi Tri Brata,” tukas Presiden yang diikuti Idham Aziz.

Dalam acara pelantikan Kapolri itu, Idham memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, dari Komisaris Jenderal menjadi Jenderal Polisi.
Kenaikan pangkat itu, tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 98/Polri tahun 2019 tentang kenaikan pangkat dalam golongan perwira tinggi Polri.
Presiden Joko Widodo pun menyematkan pangkat baru sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia ke pada Idham Aziz.
Sebelumnya, dalam rapat paripurna masa sidang I tahun 2019-2020 di Komplek Parlemen Senayan Jakarta, Kamis (31/10/2019), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah mengesahkan pengajuan Idham Aziz menjadi Kapolri. (rel/abror vandozer)




![Forum Keluarga Alumni Universitas PGRI Palembang [FORKA UPGRIP], Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0024-225x129.jpg)
![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-225x129.jpg)




![Forum Keluarga Alumni Universitas PGRI Palembang [FORKA UPGRIP], Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0024-129x85.jpg)
![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-129x85.jpg)




![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)


