“POLITEKNIK AKAMIGAS” Segera Dibangun Di Sumsel

- Jurnalis

Kamis, 4 April 2019 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Provinsi Sumsel di bawah kepemimpinan Gubernur Herman Deru segera mencetak sejarah baru. Pasalnya selain yang ada di Cepu Jawa Tengah, sekolah bergengsi Politeknik Akamigas fix juga segera dibangun di Provinsi Sumsel.

Kepastian ini diungkapkan Gubernur Sumsel Herman Deru di Griya Agung, Kamis (4/4/2019) usai Ia melakukan pertemuan terbatas dengan Direktur Politeknik Energi dan Akamigas, Cepu, Prof.Dr. R.Y. Perry Burhan, M.sc yang diutus menindaklanjuti instruksi Menteri ESDM Ignasius Jonan beberapa waktu lalu.

” Politeknik Akamigas ini sebenarnya dialokasikan oleh Kementerian ESDM untuk Provinsi Sumsel. Tapi karena Walikota Prabumulih berminat dan serius bahkan sampai menyiapkan lahan maka saya sebagai Gubernur yang punya kewenangan menyetujui Politeknik Akamigas dibangun di Kota Prabumulih,” tegasnya.

Menurut Herman Deru ia mengakomodir keinginan Walikota Prabumulih tak lain agar pembangunan merata di Sumsel dan tak berkutat hanya di Kota Palembang saja. Terlebih Prabumulih juga merupakan Kota yang cukup strategis sebagai lalulintas produk gas dan Minerba baik produksi maupun penjualannya.

Baca Juga:  Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

” Ini tidak main-main anggarannya infrastrukturnya sangat besar Rp150 miliar,” ujarnya.

Menurut HD, masyarakat Sumsel harus bangga dengan alokasi yang diberikan oleh Menteri ESDM ini karena banyak daerah lain yang ingin tapi belum disetujui salah satunya Kalimantan. Keberadaan Politeknik Akamigas ini diharapkan jadi destinasi studi di sektor minyak dan gas yang menjadi tujuan para lulusan SMA di Sumsel dan nasional.

” Lulusan nya nanti sudah kita dukung dengan Perda penyerapan tenaga lokal, dan Perda itu sudah disetujui. Jadi jangan takut lulusan ini bisa ditampung perusahaan migas yang beroperasi di Sumsel,” jelasnya.

Saat ini berdasarkan data Dinas Pertambangan dan ESDM sedikitnya ada 131 pembukaan tambang serta 48 perusahaan migas di Sumsel. ” Ini tentu akan jadi peluang kerja bagi para lulusan. Selama ini tenaga kerja di sektor itu banyak dari luar daerah, ” tambahnya.

Sementara itu Direktur Politeknik Energi dan Akamigas, Cepu, Prof.Dr. R.Y. Perry Burhan, M.sc, mengatakan kedatangannya kali ini menindaklanjuti instruksi Menteri ESDM di Prabumulih akhir Maret lalu. Saat ini pihaknya sudah melakukan fisibility study (FS) untuk diajukan ke Kemenristek Dikti agar mendapatkan izin.

Baca Juga:  Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

” Untuk tahap awal minimal ada 3 Prodi yang disiapkan. Ini yang sedang kita cari mana yang paling cocok. Ini akan menjadi Politeknik Migas yang kedua setelah Cepu. Ini sejarah untuk Sumsel,” jelasnya.

Untuk tahap awal lanjut Perry Burhan jika FS ini selesai (sekitar 2-3 bulan) kita akan siapkan pembangunan yang diperkirakan akan dimulai tahun 2020. Setelah itu baru persiapan perekrutan dosen-dosen baru.

“Prodinya tidak jauh dari migas. Jadi inti utamanya pengolahan migas dan petro kimia artinya hilir dari migas termasuk mengebor minyak mentah menjadi bahan bakar,” jelasnya.

Akreditasi untuk tahap awal ini kata Prof Perry Burhan biasanya C. Setelah beberapa tahun baru kemudian ditingkatkan. (iwan pati)

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP
SR di Empat Lawang Krisis Air Sedangkan Anggaran Sekolah Rakyat Puluhan Triliun
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:51 WIB

CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP

Minggu, 27 September 2026 - 13:21 WIB

SR di Empat Lawang Krisis Air Sedangkan Anggaran Sekolah Rakyat Puluhan Triliun

Berita Terbaru