Polisi Identifikasi Penemuan Mayat Mr X di Sungai Kapuas

- Jurnalis

Senin, 2 Desember 2024 - 23:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Polres Kubu Raya, Kalimantan Barat tengah mengidentifikasi sosok mayat Mr X yang ditemukan mengapun di Sungai Kapuas, Senin 2 Desember 2024.

Personel Polres Kubu Raya, Kalimantan Barat tengah mengidentifikasi sosok mayat Mr X yang ditemukan mengapun di Sungai Kapuas, Senin 2 Desember 2024.

WIDEAZONE.com, KUBU RAYA | Warga sekitar Perairan Pulau Panjang, Desa Sungai Kupah, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Rayand dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat Mr X mengapung di Sungai Kapuas.

Mayat tersebut peetama kali ditemukan seorang Nelayan asal Desa Sungai Rengas sekira pukul 08.30 WIB.

Kapolsek Sungai Kakap, Ipda Dolas melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade mengungkapkan, bahwa mayat ditemukan dengan mengenakan kaos berwarna krem bertuliskan X Duu Du Love, celana jeans pendek hitam, serta memakai jam tangan merah dan kalung perak. Sayangnya, identitas korban hingga kini belum terungkap.

Baca Juga:  BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan--Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

“Mayat tersebut ditemukan seorang nelayan bernama Angga, saat ia melihat tubuh manusia terapung di sekitar koordinat 0°0’56,244″N 109°14’34,194″E. Tanpa berpikir panjang, Angga mendekati mayat tersebut dan membawanya ke pesisir sungai. Selanjutnya ia pun melaporkan peristiwa itu kepada Basarnas dan Polsek Sungai Kakap, serta Babinsa,” jelas Ade saat dikonfirmasi, Senin 2 Desember 2024, sore.

Mayat pria tanpa identitas tersebut kemudian dievakuasi ke RS Sudarso, Pontianak, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Menurut Ade, tim Inafis Polres Kubu Raya telah mencoba mengidentifikasi korban menggunakan alat Inafis Portable System, tetapi upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Baca Juga:  Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH

“Kondisi jenazah yang sudah mengalami pembusukan menjadi kendala dalam proses identifikasi awal. Namun, kami terus berupaya untuk mengetahui identitas korban serta melakukan penyelidikan mendalam penyebab kematiannya,” ungkap Ade.

Hingga berita ini diturunkan, Polisi masih terus menyelidiki kasus ini, termasuk menggali informasi dari masyarakat yang mungkin mengenali ciri-ciri korban.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait korban untuk segera menghubungi Polres Kubu Raya dan Polsek Sungai Kakap atau kepolisian terdekat,” tukas Ade.

Laporan Jono Darsono | Editor AbV

Berita Terkait

Kasus Dugaan Narkoba Wakil Walikota Menggantung! Pengamat: Mana Komitmen DPRD Palembang?
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan
Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer
Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Kasus Dugaan Narkoba Wakil Walikota Menggantung! Pengamat: Mana Komitmen DPRD Palembang?

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:17 WIB

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Berita Terbaru