PLN ULP Ampera Gelar Aksi Goeser “Pangkas Ranting Pohon’

Tim PLN Unit Layanan Pelanggan [ULP] Ampera menggelar aksi Goeser [Gerakan Operasi Eksekusi Serentak] berdasarkan riskbase maintenance dengan melakukan pemangkasan ranting pohon yang mengganggu jaringan kabel PLN di wilayah kerja ULP Ampera, Kamis 9 Mei 2024.
Tim PLN Unit Layanan Pelanggan [ULP] Ampera menggelar aksi Goeser [Gerakan Operasi Eksekusi Serentak] berdasarkan riskbase maintenance dengan melakukan pemangkasan ranting pohon yang mengganggu jaringan kabel PLN di wilayah kerja ULP Ampera, Kamis 9 Mei 2024.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Tim PLN Unit Layanan Pelanggan [ULP] Ampera menggelar aksi Goeser [Gerakan Operasi Eksekusi Serentak] berdasarkan riskbase maintenance dengan melakukan pemangkasan ranting pohon yang mengganggu jaringan kabel PLN di wilayah kerja ULP Ampera, Kamis 9 Mei 2024.

Kegiatan ini rutin dilaksanakan untuk mencegah terjadinya gangguan pasokan listrik akibat pohon yang mengenai jaringan. Terlebih lagi pada cuaca ekstrem hujan deras disertai angin yang belakangan terjadi sangat berpotensi mengganggu keamanan jaringan listrik. Banyak pohon tumbang atau ranting pohon menyentuh kabel jaringan milik PLN dan bisa mengganggu aliran listrik, hingga terjadi pemadaman.

banner 468x60

Manager Unit Layanan Pelanggan [ULP] PLN Ampera, Muhammad Aulia, menjelaskan kegiatan Goesr ini dilaksanakan berdasarkan riskbase maintenance yang telah disiapkan oleh petugas pelayanan teknik, jadi dalam eksekusinya sudah dengan jelas diketahui lokasi yang akan dilakukan pemangkasan.

Pengerjaan dilakukan oleh 10 petugas gabungan dengan mengerahkan 2 unit mobil dan 1 crane untuk menjangkau pohon yang tinggi. Hal ini untuk memastikan ranting pohon tidak menyentuh jaringan kabel PLN. Kegiatan dimulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB

“Kabel jaringan listrik itu sangan sensitif. Jika ada benda asing, misalya ranting pohon yang menyentuhnya, maka perangkat pelindung jaringan akan mendeteksinya sebagai potensi bahaya. Hal ini dapat menyebabkan pemadaman. Jadi minimal jaraknya antara ranting pohon dengan kabel itu harus tiga meter,” kata Aulia.

Manager UP3 Palembang, Widodo, berharap masyarakat dapat mendukung kegiatan prmangkasn pohon demi kenyamanan bersama dalam menikmati listrik. Ia juga berharap agar masyarakat aktif melapor, jika menemukan instalasi listrik PLN yang rusak atau ingin melakukan pemangkasan pohon demi keamanan.

“Kami mohon dukungan masyarakat untuk mengizinkan pemangkasan pohon yang melewati jarak aman dengan jaringan listrik. Silakan mengakses PLN Mobile untuk melakukan pelapor atau call center 123 untuk mepercepat perbaikan,” ungkap Widodo.

Dari aksi Goeser tersebut, PLN ULP Ampera telah melaksanakan pembersihan sepanjang 10,3 kms di 4 penyulang dan melakukan pemangkasan 85 pohon yang berpotensi menggangu suplai listrik.

Terpisah, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu [UIDS2JB], mengucapkan terima kasih atas dukungan stakeholder dan masyarakat dalam kegiatan pemangksan yang dilakukan oleh PLN ULP Ampera.

“Kami ucapkan terima kasih banyak kepada masyarakat, stakeholder, dan tentunya petugas di lapangan yang telah bersinergi melaksanakan pemangkasan pohon untuk menjaga keandalan listrik. Kegiatan seperti ini tidak dapat dilakukan hanya satu kali. Pohon yang dipangkas punya potensi tumbuh kembali, apalagi di musim penghujan yang mana tanaman cenderung rimbun,” ungkapnya.

“Kami pun melakukan kegiatan serupa di Lubuk Linggau, Jambi, Bengkulu, bahkan seluruh wilayah kerja PLN S2JB. Kami mohon kerjasama warga dan pemerintah setempat dalam kegiatan rutin seperti ini, agar masyarakat dapat menikmati listrik yang andal.” pungkas Adhi. [AbV]