PLN Bagikan Tips Terhindar dari Bahaya Kelistrikan Kala Cuaca Ekstrem

- Jurnalis

Senin, 22 April 2024 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa tips dari PLN untuk masyarakat sebagai antisipasi bahaya kelistrikan di musim penghujan

Beberapa tips dari PLN untuk masyarakat sebagai antisipasi bahaya kelistrikan di musim penghujan

WIDEAZONE.com, JAKARTA | Cuaca ekstrem seperti hujan lebat yang melanda di beberapa daerah di wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu. Baru-baru ini wilayah Banyuasin, Musi Rawas Utara, hingga Kabupaten Lebong Bengkulu terdampak banjir hingga menyebabkan pasokan listrik terganggu di wilayah tersebut. Berikut tips dari PLN agar terhindar dari bahaya kelistrikan kala cuaca buruk.

Ada hal yang perlu diperhatikan menjelang musim hujan, beberapa di antaranya instalasi listrik rumah, alat elektronik yang terhubung ke listrik, dan aset kelistrikan milik PLN. Air merupakan konduktor paling baik yang mampu menghantarkan listrik sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan akibat tersengat listrik.

Saat hujan datang, kebocoran, genangan air bahkan banjir menjadi hal yang harus diantisipasi oleh masyarakat. Atap bocor dan kabel yang terkelupas dapat menyebabkan konsleting apabila terkena air hujan. Oleh karena itu, sebelum musim hujan, pastikan seluruh kabel di instalasi listrik dalam keadaan baik.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk keselamatan yang diberikan oleh PLN serta pihak berwenang setempat. Selain itu, dalam kondisi darurat penting bagi masyarakat untuk melakukan pengamanan kelistrikan di rumah, termasuk mematikan aliran listrik dan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman jika terjadi banjir atau situasi darurat lainnya.

Baca Juga:  Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Beberapa tips dari PLN untuk masyarakat sebagai antisipasi bahaya kelistrikan di musim penghujan di antaranya jangan berteduh atau berlindung di bawah pohon, baliho, tiang listrik karena benda yang tinggi berpotensi disambar petir ataupun roboh akibat angin kencang.

Kedua, cabut Stop Kontak peralatan listrik rumah, siapkan daya cadangan (power bank) untuk mengisi daya ponsel agar komunikasi tidak terputus.

keempat, jika banjir melanda dan menggenangi rumah, turunkan MCB (meter circuit breaker) dan evakuasi alat elektronik ketempat yang lebih tinggi, laporkan ke PLN apabila saat terjadi bencana banjir dan jaringan PLN belum dipadamkan.

Terakhur, bila banjir surut, pastikan alat elektronik dalam keadaan kering agar tidak menimbulkan korsleting listrik.

Baca Juga:  BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata

PLN UID S2JB juga meminta kerja sama dari masyarakat untuk segera melaporkan setiap kerusakan atau keadaan darurat yang berkaitan dengan kelistrikan, salah satunya gardu induk, agar dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat.

“Keselamatan pelanggan adalah prioritas utama dalam situasi darurat,” kata Adhi Herlambang, General Manager PLN UID S2JB.

Untuk kondisi yang berpotensi menimbulkan bahaya, Adhi menambahkan, masyarakat bisa melaporkan kondisi tersebut melalui layanan pengaduan PLN atau unit terdekat.

“Kami memahami bahwa pemadaman listrik mungkin menyebabkan ketidaknyamanan bagi pelanggan saat terjadi banjir, namun langkah ini diambil untuk mencegah potensi bahaya yang lebih besar. Masyarakat juga bisa melaporkan kondisi bahaya melalui PLN Mobile, Call center 123, ataupun unit layanan terdekat.” imbuh Adhi.

Dengan langkah-langkah preventif dan responsif bersama masyarakat, diharapkan dapat mengedepankan keselamatan masyarakat dan keandalan pasokan listrik di tengah-tengah kondisi cuaca ekstrem seperti banjir belakangan ini. [AbV]

Berita Terkait

Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara
Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎
BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10 WIB

BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21 WIB

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Berita Terbaru

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Sastra

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:47 WIB

Sebanyak 115 anak dan remaja dari 20 kecamatan di Kabupaten OKU Timur mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia [FASI] Tahun 2026. Kegiatan perdana di tingkat kabupaten ini dibuka Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Rabu 19 Agustus 2026.

Advertorial

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:21 WIB