Pj Gubernur Agus Fatoni Terima Bantuan Operasional Senilai Rp1.85 Miliar Darurat Banjir dari Deputi BNPB RI

- Jurnalis

Jumat, 26 Januari 2024 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PJ Gubernur Agus Fatoni kala menerima bantuan penanganan darurat banjir di wilayah Sumsel dari Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Lilik Kurniawan, berlangsung di Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis 25 Januari 2024.

PJ Gubernur Agus Fatoni kala menerima bantuan penanganan darurat banjir di wilayah Sumsel dari Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Lilik Kurniawan, berlangsung di Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis 25 Januari 2024.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pj Gubernur Agus Fatoni mengatakan kondisi Sumsel saat ini cenderung rawan banjir dan longsor serta kebakaran hutan dan lahan [karhutla]. Oleh karena itu, dia berterima kasih serta mengapreasiasi atensi yang diberikan BNPB.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang sudah diberikan untuk Sumsel termasuk untuk Kabupaten/Kota. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat,” ungkapnya kala menerima bantuan penanganan darurat banjir di wilayah Sumsel dari Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Lilik Kurniawan, berlangsung di Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis 25 Januari 2024.

Bantuan tersebut meliputi bantuan Operasional senilai Rp1,85 miliar, 5500 pcs makanan siap saji, 5500 lembar matras, 5500 lembar selimut, 5500 paket hygiene kit, 5500 botol sabun cair, 11 unit tenda pengungsi dan 2750 paket sembako. Bantuan ini akan diberikan pada Provinsi serta 10 Kabupaten/Kota di Sumsel.

Sejauh ini, menurut Fatoni, Pemprov Sumsel masih memiliki anggaran untuk penanggulanan bencana melalui Belanja Tidak Terduga [BTT]. Sehingga dalam melakukan penanganan bencana seperti sebelumnya karhutla masing-masing daerah lebih leluasa bergerak. “Karena itu juga penanganan Karhutla kita diapresiasi. Bahkan kita diundang ke Dubai untuk paparan tentang keberhasilan penanganan Karhutla,” ujar Fatoni.

Baca Juga:  CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Fatoni menegaskan bahwa penanganan bencana membutuhkan kekompakan dari seluruh pihak. Oleh karena itu, sejak menjabat sebagai Pj Gubernur Sumsel pada Oktober 2023, dia langsung mengumpulkan Forkopimda untuk bersinergi menanggulangi Karhutla.

Dia juga berharap BNPB dapat terus memprioritaskan bantuan ke Sumsel karena dapat membantu daerah.

“Termasuk kita juga intens dengan swasta, dan alhamdulillah semua bagus. Begitupun saat ada bencana banjir, kebersamaan kita utamakan, mobilisasi bantuan bergerak memberikan pertolongan. Namun kita tetap butuh bantuan,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Deputi Logistik dan Peralatan BNPB RI Lilik Kurniawan mengatakan tujuannya  bertemu dengan Pj Gubernur Sumsel, di antaranya, memastikan penanganan banjir sudah berjalan sesuai standar dan memastikan masyarakat terdampak dapat memenuhi kebutuhannya.

Baca Juga:  EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

“Kita tanya kawan di BPBD mereka kadang minim dan darurat bensin masih susah. Untuk itu semua kita berikan dana awal Rp150 juta kecuali Muba dan Muratara Rp250 juta karena masih banjir,” jelasnya.

Selain itu, Lilik juga menyampaikan rencana BNPB pusat yang ingin membuat master plan penanganan banjir secara komprehensif dari hulu ke hilir dengan melibatkan akademisi, perusahaan, Ormas, NGO, relawan dan lainnya. Selain itu pihaknya juga berencana membuat cluster seperti di Tokyo Crisis Center yang akan memudahkan penanganan berbagai bencana.

“Jadi kita minta dokumen siapa, melakukan apa. Sebab saat Karhutla Sumsel menjadi prioritas dan saat banjir juga menjadi perhatian,” jelasnya.

Hadir mendampingi Deputi Logistik dan Peralatan BNPB Lilik Kurniawan, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumsel, M. Iqbal Alisyahbana. [AbV/red]

Berita Terkait

Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel, Joncik Muhammad Lontarkan Pesan Menohok
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel, Joncik Muhammad Lontarkan Pesan Menohok

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Berita Terbaru