Pj Gubernur Agus Fatoni Hadiri Rakor HKBN 2024 bersama Mendagri dan Kepala Badan Pangan Nasional

- Jurnalis

Selasa, 5 Maret 2024 - 03:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Gubernur Agus Fatoni Hadiri Rakor HKBN 2024 bersama Mendagri dan Kepala Badan Pangan Nasional

Pj Gubernur Agus Fatoni Hadiri Rakor HKBN 2024 bersama Mendagri dan Kepala Badan Pangan Nasional

WIDEAZONE.com, JAKARTA | Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni mengikuti Rapat Koordinasi Hari Besar Keagamaan Nasional (Rakor HKBN) Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang Puasa dan Idul Fitri 2024 sekaligus Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Pangan Nasional (BPN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Ballroom Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Jakarta, Senin 4 Maret 2024.

Rakor dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Melalui kesempatan ini, Mendagri mengingatkan seluruh kepala daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk terus memantau ketersediaan pangan dengan pengukuran pasar juga ketersediaan kebutuhan bahan pokok serta dasar masyarakat selama bulan Ramadhan.

“Setiap minggunya kita rutin menggelar rapat terkait inflasi ini untuk terus menjaga kestabilan inflasi, rapat rutin ini juga diadakan sejak September tahun lalu. Saya minta kepala daerah mengajak Forkopimda terus menjaga situasi di masyarakat agar tetap tenang, menggalakan pasar murah dan menjaga ketersediaan pangan di daerah,” kata Mendagri.

Mendagri menyebut, peran Pemerintah Daerah dan Forkopimda dalam menjaga ketersedian pangan di bulan Ramadhan serta Idul Fitri sangat penting guna mengendalikan inflasi.

Baca Juga:  Skandal Korupsi Berantai Anggaran Pemilu 2024 di Sumsel, JAKOR Seret KPU-Bawaslu hingga BPBD ke Meja Hukum

Menurutnya, melalui rapat teknis Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) diharapkan dapat menjaga pasokan bahan pokok dan barang penting, pencanangan gerakan menanam, melaksanakan operasi pasar murah bersama dinas terkait dan melaksanakan sidak ke pasar.

“Distributor agar tidak menahan barang berkoordinasi dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan. Selain itu, realisasikan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk dukungan pengendalian inflasi serta memberikan bantuan transportasi dari APBD,” imbuh Mendagri.

Dalam kesempatan yang sama, Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adiningrat mengatakan inflasi pada Februari 2024 baik secara bulanan maupun tahunan naik masing-masing sebesar 0,37% dan 2,75%.

“Inflasi Februari 2024 secara bulanan maupun tahunan naik masing-masing 0,37% dan 2,75%. Hal ini diprediksi karena adanya permintaan cukup tinggi saat Pemilu 2024, di mana penyumbang utamanya berasal dari sektor makanan minuman, tembakau, transportasi, serta penyediaan makanan dan minuman di restoran,” ucap Amalia.

Amalia menyebut komoditas utama penyebab inflasi pada Februari 2024 adalah beras, cabai merah, telur ayam ras, daging ayam ras dan minyak goreng dengan inflasi yang lebih tinggi dibandingkan Februari periode sebelumnya.

Baca Juga:  Lidyawati Cik Ujang Matangkan Persiapan HKG ke-54 hingga Rakerda Dekranasda 2026

“Beras memberikan andil inflasi terbesar serta lebih besar dibandingkan periode sebelumnya,” tambahnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi mengatakan Rakor ini sengaja digelar pada awal Maret sehingga koordinasi bersama seluruh pihak dapat dilakukan secepat mungkin. Ini dikarenakan demi menjaga stok pangan selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Dia berharap berharap seluruh pihak mengawal kegiatan pengamanan pasokan dan harga pangan.

“Alhamdulillah Ramor hari ini bisa berlangsung sehingga kita bisa berkoordinasi di awal dan menjaga pelaksanaan ibadah ramadhan lancar dengan memastikan stok pangan aman dan harga stabil,” kata Arief.

“Di daerah bisa membuat gerakan pangan murah, sinergi bersama TPID, pemantauan harga pasar baik tradisional, modern perlu terus dilakukan. Kami memohon dukungan dari semua stakeholder pangan dan pelaku usaha menjaga pasokan selama ramadhan,” sambungnya. [AbV/red]

Berita Terkait

Polda Sumsel Bekali Latram untuk 216 Personel Menuju Purnatugas
Skandal Korupsi Berantai Anggaran Pemilu 2024 di Sumsel, JAKOR Seret KPU-Bawaslu hingga BPBD ke Meja Hukum
Seleksi Siswa Baru di Sumsel Makin Kompetitif, TKA Penentu di Jalur Prestasi
Assessment Center Polda Sumsel Perkuat Meritokrasi Jabatan Tinggi di Prabumulih
Kejati Sumsel Geledah Tiga Lokasi Soal Korupsi Sungai Lalan, hingga Menang Praperadilan Suap Irigasi Muara Enim
Ketua TP-PKK Sumsel Feby Deru Ajak Ibu Rutin Bawa Balita ke Posyandu Demi Kesehatan dan Tumbuh Kembang Optimal
Gubernur Herman Deru Dorong Integrasi Perencanaan dan Kemandirian Daerah dalam Musrenbang Sumsel
Feby Deru Tekankan Pentingnya Introspeksi dan Silaturahmi dalam Pengajian TP-PKK Sumsel

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 12:03 WIB

Polda Sumsel Bekali Latram untuk 216 Personel Menuju Purnatugas

Sabtu, 18 April 2026 - 07:01 WIB

Skandal Korupsi Berantai Anggaran Pemilu 2024 di Sumsel, JAKOR Seret KPU-Bawaslu hingga BPBD ke Meja Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 16:51 WIB

Seleksi Siswa Baru di Sumsel Makin Kompetitif, TKA Penentu di Jalur Prestasi

Rabu, 15 April 2026 - 19:22 WIB

Assessment Center Polda Sumsel Perkuat Meritokrasi Jabatan Tinggi di Prabumulih

Rabu, 15 April 2026 - 18:12 WIB

Kejati Sumsel Geledah Tiga Lokasi Soal Korupsi Sungai Lalan, hingga Menang Praperadilan Suap Irigasi Muara Enim

Berita Terbaru

General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto menghadiri Quarterly Development & Production Coordination Meeting untuk Realisasi Kinerja 2025 dan Strategi Pencapaian Target 2026 di Kabupaten Banggai Sulawesi tengah, 7-11 April 2026 di mana PEP Zona 4 meraih lima penghargaan terkait pengeboran dari SHU Pertamina.

Ekobis

Pertaminan EP Zona 4 Torehkan Prestasi Gemilang

Senin, 20 Apr 2026 - 16:22 WIB