Pj Gubernur Agus Fatoni bersama Kedubes Kanada Perkuat Kerjasama Penanganan Permasalahan Perubahan Iklim

- Jurnalis

Sabtu, 4 Mei 2024 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni menerima kunjungan Perwakilan Kedutaan Besar [Kedubes] Kanada, Head of Development Cooperation Kevin Tokar guna mendiskusikan program kerja sama Pemerintah Kanada dengan Provinsi Sumsel yang telah berjalan melalui Program Sustainable Landscape for Climate Resilient Livelihoods In Indonesia Land4lives di Sumsel. Kegiatan ini berlangsung di Griya Agung, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat 3 Mei 2024.

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni menerima kunjungan Perwakilan Kedutaan Besar [Kedubes] Kanada, Head of Development Cooperation Kevin Tokar guna mendiskusikan program kerja sama Pemerintah Kanada dengan Provinsi Sumsel yang telah berjalan melalui Program Sustainable Landscape for Climate Resilient Livelihoods In Indonesia Land4lives di Sumsel. Kegiatan ini berlangsung di Griya Agung, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat 3 Mei 2024.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni menerima kunjungan Perwakilan Kedutaan Besar [Kedubes] Kanada, Head of Development Cooperation Kevin Tokar guna mendiskusikan program kerja sama Pemerintah Kanada dengan Provinsi Sumsel yang telah berjalan melalui Program Sustainable Landscape for Climate Resilient Livelihoods In Indonesia Land4lives di Sumsel. Kegiatan ini berlangsung di Griya Agung, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat 3 Mei 2024.

Melalui pertemuan kali ini, Pemprov Sumsel juga menerima kunjungan dari Icraf membahas tentang perkembangan kegiatan yang dilaksanakan di Provinsi Sumatera Selatan. Dalam kerja sama ini, pemerintah Kanada melalui Icraf membantu melakukan pendampingan terhadap desa-desa yang ada di Sumatera Selatan guna menangani perubahan iklim. Mereka turut diberikan edukasi dan pembekalan seperti pemberian bibit dan berbagai metode guna mengatasi perubahan iklim termasuk pembuatan kompos dan sebagainya.

“Ini sudah dilakukan terhadap beberapa desa yang ada di Sumsel yang ada di kabupaten kota. Kami tadi menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang selama ini sudah dijalankan dan ini sangat penting untuk mendukung program pemerintah bersama-sama dalam rangka menangani perubahan iklim, termasuk juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan tentunya berdampak pada hasil-hasil pembangunan yang ada di desa-desa di lokasi tempat dari desa yang dilakukan pendampingan,” ujar Fatoni.

Fatoni juga berharap program ini bisa diteruskan dan direplikasi untuk diperbanyak ke desa lainnya di Sumsel. Bahkan, dia juga mendorong agar kolaborasi diperluas, bekerja sama dengan perguruan tinggi yang ada di Sumatera Selatan.

Baca Juga:  Gubernur Herman Deru Hadiri Pelantikan Pengurus PMI Empat Daerah

“Atau juga dengan perusahaan-perusahaan, bisa bekerja sama dengan lembaga lembaga yang ada di Sumsel. Sehingga hasil yang bagus ini bisa diBuat untuk desa desa lain yang ada di sumatera selatan,” ucap Fatoni.

Dalam kesempatan yang sama, Head of Development Cooperation Kedutaan Besar Kanada Kevin Tokar menyampaikan dukungan yang telah diberikan oleh Pemerintah Kanada melalui Global Affairs Canada (GAC) terhadap program Sustainable Landscapes for Climate-Resilient Livelihoods in Indonesia (Land4Lives) yang sedang dilaksanakan di Sumatera Selatan.

Menurutnya, program ini sangatlah luar biasa, terutama dapat membangun keterampilan petani dan masyarakat untuk membantu meningkatkan pertanian dan penghidupan, ketahanan pangan dan kemampuan mereka bertahan terhadap perubahan iklim.

Dia sangat bangga tentang projek yang dijalankan Land4Lives dikarenakan keterampilan maupun pengetahuan yang diajarkan kepada masyarakat kemudian mereka pelajari dan kembangkan secara mandiri serta tetap berada di masyarakat tersebut. Selain itu, mereka juga bisa berbagi kepada masyarakat lainnya dan melalui kerjasama antara Land4Lives dengan pemerintah, pengetahuan-pengetahuan tersebut dapat diperluas ke daerah lainnya sehingga manfaat dari program yang dijalankan dapat dirasakan oleh semua orang.

Poin penting dari kerjasama ini adalah kemampuan, keterampilan, ilmu dari para petani yang didapatkan tentunya akan menjadi milik petani itu sendiri yang akan mereka terapkan. Diharapkan juga, mereka bisa menyebarkan ilmu tersebut kepada orang lain.

Baca Juga:  Gubernur Herman Deru Isi Hari Raya Idul Adha dengan Berbagi Kurban

“Kita bekerja sama dengan Pemprov Sumsel untuk mengakomodir dan memfasilitasi komunitas di Kabupaten/kota yang lain sehingga semua orang bisa mendapatkan manfaat dari kerjasama ini,” jelasnya.

Saat ini, pihaknya mengaku masih akan fokus dalam menjelaskan, menyebarkan informasi pada program yang akan/sedang dilaksanakan sehingga tepat sasaran. Sebab hal itu tentunya membutuhkan pemikiran dan penerapan yang lebih matang.

“Kami berusaha fokus dalam program yang akan kami bagikan kepada pemprov dan petani sumsel agar dapat memberikan perubahan dan peningkatan khususnya di aspek pertanian dan perekonomian,” ucapnya.

Kevin juga berharap bisa bekerja sama dengan Pemprov Sumsel dalam jangka panjang. Dia bahkan optimis jika semua pihak memiliki komitmen yang sama, tentunya akan membawa dampak positif khususnya di bidang pertanian, ekonomi dan pembangunan di Sumsel.

“Dengan demikian diharapkan melalui program kerjasama ini dapat melindungi lingkungan serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” tandasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Senior Development Officer Hari Basuki, Principal Investigator Land4lives/ Direktur Cifor Icraf Asia Tenggara (ICRAF) Sonya Dewi, Land4lives Project Koordinator/ Direktur Icraf Indonesia (Icraf) Andree Ekadinata, Koordinator Icraf Sumsel (Icraf) David Susanto. Asisten I Pemprov Sumsel Edward Chandra, Kepala Bappeda Provinsi Sumsel Regina dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel. [AbV/red]

Berita Terkait

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan
Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize
Open House Idul Adha 1447 Wagub Cik Ujang Buka Rumah Dinas untuk Semua Kalangan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:37 WIB

Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Berita Terbaru

Bayumie Syukri AP MSi, Praktis Pendidikan dan Ketua Komunitas

Headlines

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Jun 2026 - 22:22 WIB