WIDEAZONE.COM, PALEMBANG | Di ruang cukup luas, ada beberapa pesilat yang tengah latihan. Mereka begitu serius menampilkan beberapa gerakan menarik dan mematikan. Meski demikian, latihan itu bukan untuk diarahkan bagi pertikaian kelompok atau berkelahi perorangan, tapi untuk memperkuat fisik dan jiwa pesilat.
Menurut Raden Arifin bin Agustjik, ia melatih anak-anak agar mereka mampu menjadi pribadi yang kuat lahir batin. “Saya gembira sekali apabila ada anak-anak yang berminat latihan, untuk mempelajari tradisi pencak silat asli Palembang,” ujar Raden Arifin saat diwawancarai awak media ini, di Jalan Durian 4 Nomor 2148 Kelurahan Lebong Gajah Kecamatan Sematang Borang Palembang, Rabu (3/1/2023).
Dulu, katanya, pencak silat ini sangat dikenal sebagai olahraga beladiri kuntaw Palembang. Dari gerakan patah-patah dan “kembang-kembang” strategi serangan, memang sangat menarik untuk dicermati.
“Kalau sedang latihan, anak-anak yang baru ikut latihan, tidak serta-merta diajarkan pukulan dan tendangan,” ujar Raden Arifin yang biasa disapa Fendi itu tersenyum.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya







![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-225x129.jpg)





![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-129x85.jpg)



![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

