WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Bank Indonesia optimis (BI) stabilitas sistem keuangan ke depan akan tetap terjaga. Optimisme ini diprediksi meski masih ada risiko keuangan global yang cukup tinggi karena laju inflasi dan pengetatan moneter.
“Ke depan stabilitas sistem keuangan Indonesia diprakirakan tetap terjaga. Kredit juga akan tetap kuat ditopang oleh permodalan dan likuiditas yang tinggi,” kata Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, saat peluncuran buku Kajian Stabilitas Keuangan Nomor 40, di Jakarta, Rabu (9/5/2023).
Perry memprediksi, inklusi keuangan akan terus tumbuh, termasuk pembiayaan pada UMKM. Pada 2023, BI memproyeksikan pertumbuhan kredit perbankan sebesar 10-12 persen, dan saat ini pertumbuhan kredit sudah mencapai 9 persen.
“Optimisme stabilitas sistem keuangan akan tetap terjadi di tahun ini. Didukung oleh bauran kebijakan moneter dan makroprudensial serta sinergi yang kuat dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), pelaku usaha sektor keuangan, dan semua pihak di lingkup nasional maupun global,” ujar dia.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



















