Kemudian acara dilanjutkan dengan treatrikal pertempuran lima hari lima malam di Palembang dilanjutkan orasi kebangsaan, pemotongan tumpeng dan pemberian bingkisan dan tanda mata dari Owner Bakso Granas Mas Azis, Abdul Azis dan pemberian bantuan beras dan bingkisan dari Hj. Rohana Hasyim. SE selaku Ketua Komunitas Pedagang dan Pencinta Kuliner Nusantara (KPPKN) kepada 20 veteran Sumsel yang di wakilkan kepada Ketua Dewan Pimpinan Legiun Veteran RI Provinsi Sumsel Ramses , PN D. MIN dan para veteran Sumsel yang hadir seperti Rodi Abdullah, Romli Sayuti, Syaparudin, Romli Murod.
Sultan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R M Fauwaz Diradja SH Mkn berharap peringatan perang lima hari lima malam di Palembang kedepan bisa menjadi agenda Pemerintah Provinsi Sumsel dan Pemkot Palembang agar masyarakat Palembang dan Sumsel mencintai bangsanya.
“Alhamdulilah berbagai komunitas di Sumatera Selatan ini bersatu untuk memperingati pertempuran lima hari lima malam dimana pertempuran ini menjadi sejarah dan Monpera ini menjadi saksi bahwa kita wong Palembang mempertahankan kemerdekaan setelah proklamasi 17 Agustus 1945,” ujar dia.
Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli mengatakan, semangat kemerdekaan ini harus terus di jaga salah satunya dengan memperingati pertempuran lima hari lima malam di Palembang.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya



















