“Penyiraman Air Keras” Kadisdik: Ingin Berkelahi Terus, Masuk Paket C

- Jurnalis

Selasa, 9 Agustus 2022 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan [Kadisdik Sumsel] Riza Fahlevi

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan [Kadisdik Sumsel] Riza Fahlevi

Kadisdik Sumsel: Berikan Sanksi Tegas Terhadap Pelaku Penyiraman Air Keras

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan [Kadisdik Sumsel] Riza Fahlevi merasa prihatin atas peristiwa penyiraman air keras [cuka parah] yang melanda ketiga siswa SMK Pembina.

Hal itu disampaikannya saat ditemui media ini di halaman Fakultas Hukum, Universitas Sriwijaya [Unsri], Selasa [09/08/2022].

“Karena oknum pelajar yang melakukan tindakan tersebut tidak mencerminkan perilaku sebagai peserta didik,” ungkapnya.

Baca Juga:  SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎

Dengan kejadian ini, Riza mengatakan ini merupakan tanggung jawab bersama. Dirinya berpesan ke pada pihak sekolah untuk melakukan tindakan tegas terkait tata tertib.

Selaku Kadisdik, Reza mengimbau bagi seluruh sekolah untuk selalu mengamati, mencermati, kegiatan anak anak didik setelah kepulangan dari sekolah, atau saat keluar sekolah pada jam pelajaran.

Untuk itu, dirinya mendesak pihak sekolah untuk memberikan sanksi tegas terhadap peserta didik yang terlibat dalam persoalan tersebut.

Baca Juga:  160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

“Jika anak didik, hanya ingin berkelahi saja dan membuat onar di sekolah saya sarankan jangan masuk di sekolah formal, tapi jangan dia [anak didik] putus sekolah, masuk saja sekolah paket yaitu paket C,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Yayasan Pembina Palembang, H Ahmad Zulinto SPd MM mengecam dan mengutuk keras atas penyiraman air keras [cuka parah] terhadap tiga siswa SMK Pembina 2 di depan sekolah, Jalan Bambang Utoyo.

Berita Terkait

Petani OKU Timur Diperkuat! 223 Pompa, 32 Traktor Roda Empat hingga 20 Combine Harvester Hadapi Terjangan El Nino
Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar
BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎
200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir
Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat
PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎
70 CCTV AI Kepung Palembang, Incar Pelaku Pencurian Aset PJU
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 12:00 WIB

Petani OKU Timur Diperkuat! 223 Pompa, 32 Traktor Roda Empat hingga 20 Combine Harvester Hadapi Terjangan El Nino

Minggu, 6 September 2026 - 11:48 WIB

Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar

Sabtu, 5 September 2026 - 17:00 WIB

BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎

Sabtu, 5 September 2026 - 13:03 WIB

200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir

Selasa, 1 September 2026 - 17:03 WIB

PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎

Berita Terbaru