“Kenaikan BOR ini cepat sekali karena itu kita juga mempertimbangkan hal ini untuk menggelar tatap muka. Jadi kita masih memberlakukan sekolah dengan tetap daring yang masih berlaku saat ini,” kata Harno.
Lanjut dia, pembelajaran daring ini dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan atau sambil menunggu sampai situasi yang benar-benar membaik.
“Untuk vaksin guru kita sudah 80 persen tapi kita akan lakukan percepatan vaksinasi untuk anak-anak kita mulai usia 12 hingga 17 tahun,” ujar Wali Kota Palembang.
Ini akan diupayakan secepat mungkin, jika antibodi kuat maka proses belajar mengajar akan segera dapat dilakukan.
“Ini akan kita koordinasi tatap dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan untuk melakukan vaksinasi anak-anak ini. Intinya kita masih lakukan daring dan yang terpenting kita sehat semua,” tegas dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto mengatakan setelah mendapatkan masukan dari semua pihak dari Dinkes, Ikatan Dokter dan lain sebagainya akhirnya rekomendasi tak didapatkan untuk tatap muka ini digelar 12 Juli mendatang.
“Rekomendasi ini tidak kita dapatkan dan kita pastikan guru dan siswa untuk divaksin,” jelas dia.
Untuk guru, kata dia telah dilakukan dan untuk siswa saat ini akan dilakukan sambil menunggu vaksin.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



















