Sekda Herman mengatakan, dalam pelaksanaan vaksinasi perlu dukungan dari semua pihak agar lancar. “Diharapkan sebelum bulan puasa vaksinasi tahap ke 3 selesai dilaksanakan,” ungkapnya.

Sementara, Asisten 1 Kahlan Bahar menyampaikan sudah banyak yang terdampak virus pandemi. “Jadi jangan terlalu takut dengan COVID-19, tapi jangan menentangnya . Tetap patuhi protokol kesehatan,” katanya.
Hal yang harus disingkronkan, ujarnya, dari Dinas Capil agar menyiapkan data masyarakat. “Camat berkoordinasi dengan puskesmas untuk menentukan tempat, waktu dan warga di wilayah masing-masing,” jelasnya.
Menurutnya, vaksinasi sudah dilaksanakan dan sekarang masuk tahap ke 2. Pemkot melaksanakan vaksin tahap ke 3 dengan sasaran masyarakat umum. “Diharapakan bagi masyarakat yang belum divaksin segera divaksin. Pelaksanaan vaksin tahap ke tiga direncanakan April mendatang,” terangnya.
Kepala Dinas kesehatan Kota Lubuklinggau, Cikwi mengungkapkan bahwa vaksin tahap pertama sudah dilaksanakan pada 25 Januari 2021 lalu yakni sebanyak 3960 tenaga kesehatan (Nakes) dan sisanya 1700.
Cikwi menuturkan pada tahap kedua 1370 orang telah divaksin yang dilakukan di Kodim dan Polres. “Dengan jumlah 459 dari Kepolisian, 341 kalangan TNI, 279 Brimob, 42 kalangan kejaksaan, 80 BPJS kesehatan, 10 PT. KAI, 24 wartawan, 46 Inspektorat, 59 dinas lingkungan hidup, 39 dinas pemuda dan olahraga,” tukasnya.
Laporan Fitra Andrio
Editor Abror Vandozer

















![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

