WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Kementerian Luar Negeri RI segera membentuk sekretariat. Hal ini untuk membantu utusan khusus Presiden dalam penyelesaian krisis politik di Myanmar.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah mengatakan, Sekretariat ini akan fokus dalam penyelesaian isu Myanmar. “Sekretariat tidak akan disibukkan isu-isu selain isu Myanmar karena dalam tugas diplomasi banyak hal menjadi perhatian,” kata dia, Sabtu (14/1/2023).
Ia menjelaskan, sebelum Indonesia memegang keketuaan ASEAN, Indonesia telah secara aktif memncoba memecahkan kebuntuan krisis di Myanmar. “Salah satunya Indonesia pernah menggelar pertemuan pemimpin ASEAN yang membahas isu Myanmar pada tahun 2020,” ujarnya.
Dalam penyelesaian masalah Myanmar, KTT ASEAN di Phnom Penh telah mengeluarkan konsesus lima poin bagi terciptanya dialog nasional di Myanmar pada April 2021. Dalam konsesus itu menyerukan penghentian kekerasan, dialog dengan semua pemangku kepentingan, menunjuk utusan khusus memfasilitasi mediasi dan dialog.
Halaman : 1 2 Selanjutnya






![Memasuki hari ke-24 pelaksanaan TMMD, Sabtu 8 Agustus 2026, pembangunan Pos Keamanan Lingkungan [Pos Kamling] terus dikebut Satgas TMMD. Sejumlah pekerjaan tahap akhir dilakukan untuk memastikan bangunan tersebut siap dimanfaatkan masyarakat.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260808-WA0020-225x129.jpg)





![Memasuki hari ke-24 pelaksanaan TMMD, Sabtu 8 Agustus 2026, pembangunan Pos Keamanan Lingkungan [Pos Kamling] terus dikebut Satgas TMMD. Sejumlah pekerjaan tahap akhir dilakukan untuk memastikan bangunan tersebut siap dimanfaatkan masyarakat.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260808-WA0020-129x85.jpg)





![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)
