Pemanasan Global Hingga 2,7 Derajat Celcius Picu Sejumlah Bencana

- Jurnalis

Sabtu, 18 September 2021 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Save The World-WI

Ilustrasi Save The World-WI

Pemanasan Global

PERSERIKATAN Bangsa Bangsa [PBB] memproyeksi dunia dapat mengalami pemanasan hingga 2,7 derajat Celcius dalam waktu dekat.

Sekjend PBB Antonio Guterres memberi peringatan dunia berada di jalur bencana lantaran pemanasan global yang terus berlangsung.

“Ini menunjukkan dunia berada di jalur bencana menuju pemanasan 2,7 derajat,” kata Guterres dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP dan dilaporakan CNN Indonesia.

Negara-negara gagal, kata Guterres memenuhi target pemanasan suhu di bawah 1,5 derajat Celcius, sesuai dengan kesepakatan iklim Paris 2015.

“Kegagalan untuk memenuhi tujuan ini akan berdampak pada hilangnya banyak nyawa dan mata pencaharian,” kata Guterres.

Baca Juga:  Deadline Akhir Maret Pembongkaran Bangunan Milik Afat

Bulan lalu, Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) memperingatkan suhu rata-rata bumi akan lebih tinggi 1,5 derajat Celcius pada 2030. Prediksi ini satu dekade lebih awal dari perkiraan pada tiga tahun lalu.

Pemanasan global ini telah memicu munculnya sejumlah bencana mulai dari banjir hingga gelombang panas di seluruh dunia.

IPCC mengatakan untuk bisa mengurangi pemanasan global, emisi harus 45 persen lebih rendah.

Baca Juga:  Nama Bursah Zarnubi Mencuat, Dinilai Layak Maju Calon Gubernur Sumsel

Namun, emisi saat ini 16 persen lebih tinggi dibandingkan pada 2010 sehingga dapat membuat dunia memanas 2,7 derajat Celcius.

“Secara keseluruhan angka emisi gas rumah kaca bergerak ke arah yang salah,” kata kepala iklim PBB Patricia Espinosa dalam konferensi pers.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyatakan seluruh negara mesti bersinergi untuk mencegah pemanasan bumi.
“Kita harus bertindak, kita semua, kita harus bertindak sekarang. Mereka yang belum melakukannya, waktu hampir habis,” kata Biden dalam sebuah pertemuan virtual.

Sumber CNN Indonesia

Berita Terkait

Hari Kartini 2026 di SMPN 18 Palembang: Emansipasi Bukan Slogan
Sumsel Darurat Pelanggaran Pemilu, DKPP Gandeng Unsri: Evaluasi Tak Bisa Ditunda
Bupati Enos Lepas 437 JCH OKU Timur dalam Haru
Muscab PKB Sumsel Rampung, Puluhan Nama Calon Ketua DPC Masuk Meja DPP
Empat Atlet Disabilitas Palembang Dapat SIM D Gratis, Bukti Layanan Inklusif Polri
Bersih-bersih Narkotika di Sumsel: 163 Tersangka Diringkus dan Ribuan Gram Sabu Disita
Rangkap Jabatan: Alarm Bahaya Birokrasi dan Penyimpangan Kekuasaan
Transaksi CFN! Gunakan QRIS Bank Sumsel Babel Langsung Discount

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 05:56 WIB

Hari Kartini 2026 di SMPN 18 Palembang: Emansipasi Bukan Slogan

Selasa, 21 April 2026 - 18:58 WIB

Sumsel Darurat Pelanggaran Pemilu, DKPP Gandeng Unsri: Evaluasi Tak Bisa Ditunda

Selasa, 21 April 2026 - 11:58 WIB

Bupati Enos Lepas 437 JCH OKU Timur dalam Haru

Senin, 20 April 2026 - 08:47 WIB

Muscab PKB Sumsel Rampung, Puluhan Nama Calon Ketua DPC Masuk Meja DPP

Minggu, 19 April 2026 - 14:45 WIB

Empat Atlet Disabilitas Palembang Dapat SIM D Gratis, Bukti Layanan Inklusif Polri

Berita Terbaru