Pelantikan Gabungan GAPKI Sumsel Periode 2019-2024

- Jurnalis

Rabu, 12 Februari 2020 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) Cabang Sumsel Alex Suharto

Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) Cabang Sumsel Alex Suharto

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Pelantikan Pengurus Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indoneasia (GAPKI) Sumsel Periode 2019 – 2024 oleh Ketua Gapki Pusat Didampingi Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel, Hotel Harper Jalan R. Sukamto, Rabu (12/02/20) Palembang.

Usai pelantikan Ketua Gapki Cabang Sumsel Alex Suharto saat diwawancara mengatakan, Disini luar biasa potensi sawitnya jadi dari 1,4 juta itu kita mungkin kalau secara tutupan sawit itu nomor 5 sekarang , masih kalah dengan Kalimantan, ada beberapa Kalimantan seperti kalimantan Utara dan Kalimantan Timur saya ada datanya juga.

“Tapi luar biasa dan juga yang penting kita kompak, jadi kita bisa sama-sama saling dukung sesama pengurus, untuk menepiskan kampanye kampanye negatif, sekarang ini ke depannya itu bukannya makin ringan tapi makin berat, jadi kita juga harus sama-sama berjuang, Gapki di Sumsel ini baru 74 perusahaan anggotanya sedangkan perusahaan sawit itu ada diatas 250 artinya baru sekitar 30% – 40% dalam arti kita harus berjuang, dan juga seperti tadi yang sudah sampaikan,” kata Alex Suharto.

Ia juga menyampaikan, seperti sekarang kira-kira kalau kita di dunia perkebunan buah matang, tapi dia punya dampak nilai tambah yang luar biasa. Apabila terjadi karhutlah selalu dialamatkan ke perkebunan kelapa sawit, nah ini kita harus segera bergerak tadi saya sudah saya bicarakan dengan bidang bidang terkait, jadi kita harus lakukan segera training pelatihan khususnya untuk anggota anggota dari gapki kita juga kerja sama dengan instansi terkait, dalam hal ini dengan pemerintah seperti Dishub, DLH,TPBD kemuadian juga Akni.

Baca Juga:  Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi--CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

” Biasanya Kita gandeng mereka sama sama dalam pelatihan jadi walaupun tidak menutup kemungkinan non gapki tujuannya adalah mengantisipasi kebakaran hutan, selama ini kebakaran yang terjadi itu yang khususnya lokasi di sumsel yang lainnya diluar sawit tetapi setiap ada kebakaran pasti selalu sawit penyebabnya padahal tidak begitu adanya,” ucapnya.

Lebih lanjut, Alex menjelaskan, Kita juga koordinasi dengan pihak pemerintah juga seperti apa Jangan saling menyalahkan kalau sudah terjadi kita antisipasi sebelum terjadinya minyak BBM dari sawit sendiri sejauh ini seberapa keterlibatan kita dengan pemerintah dan Pertamina Pusat, yaitu terlibat langsung dengan kebijakan Presiden Jokowi.

” Kita jangan saling menyalahkan apa yang sudag terjadi , jadi kita harus antisipasi sejak dini, khusus Gapki pusat terlibat langsung dengan pemerintah, terakhir yang sudah disampaikan Presiden Jokowi mengenai B30 sudah jalan untuk targetnya di tahun 2020 dan target 2021 2022 B40,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, upaya menepis isu isu negatif seperti ini seperti itu, ini kebijakan tidak mau ambil sawit/ Cpo itu tidak masalah akan kita pakai sendiri, kenapa kita harus pusing dengan luar sedangkan kita masih banyak kebutuhan, Kebijakan pemerintah inilah yang menunjang harga spit yang berpengaruh tetapi tidak jatuh sekali itu mungkin hanya eporia saja.

Baca Juga:  Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

” Dalam arti mungkin ada pihak pihak tertentu yang sengaja untuk menjatuhkan harga sawit, harga sawit saat ini tidak lagi selisih harga, sekarang ini mayoritas buah trek, jadi panen turun otomatis produksi turun, kenapa bisa produksi turun kurangnya pemupukan, nah inilah kebijakan B30,” tutup Suharto sembari mengakhir pembicaraannya.

Laporan  DW

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara
Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎
BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10 WIB

BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21 WIB

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Berita Terbaru