Pasca Kontak Senjata di Pegunungan Andele, 11 Teroris MIT Masih Diburu

- Jurnalis

Jumat, 5 Maret 2021 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Pasca kontak tembak yang terjadi di Pegunungan Andele, Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Pantai, Sulawesi, Senin (1/3/2021) lalu, saat ini satuan Petugas Madago Raya terus melakukan perburuan terhadap para teroria Mujahidin Indonesia Timur (MIT). 

Hal tersebut dikatakan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono didampingi Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi MM saat ditemui usai kegiatan vaksinasi di Komplek Pakri Palembang, Kamis (4/3/2021) siang.

“Semua pergerakan teroris MIT Poso hingga masuk ke dalam hutan juga ditelusuri,” ungkapnya.

Tentunya di sana (Poso), ujar Argo Yuwoni, ada operasi yang sudah kami lakukan. Kegiatan hukum yang menerjunkan Satgas Madago Raya untuk mengejar. “Setidaknya masih ada 11 DPO lagi dari anggota MIT yang masih dikejar,” terangnya. 

Baca Juga:  Tunjangan Pegawai Tirta Musi "Tersandera" Ratu Dewa Buka Suara

Dikatakan Kadiv Humas Polri ini, sinergi Polri dan TNI terus dilakukan untuk melakukan pengejaran. Karena, usai terjadi kontak senjata, teroris MIT Poso ini diketahui masuk ke dalam hutan. “Pergerakan ini, juga sudah diketahui Satgas Madago Raya, sehingga, dilakukan pengejaran terhadap 11 orang yang masuk dalam jaringan Santoso ini,” jelasnya.

Kontak senjata yang terjadi beberapa hari lalu, ada satu orang personil Polri yang gugur. “Sudah dievakuasi oleh tim dengan menggunakan helikopter dan dibawa ke Palu,” tambahnya.

Baca Juga:  Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Argo menegaskan, cepat atau lambat sebanyak 11 orang yang masuk dalam DPO ini pasti akan tertangkap Satgas Madago Raya.

“DPO yang lari akan segera kami tangkap, bila memang tidak mau menyerahkan diri,” tutupnya.

Seperti diketahui, anggota MIT yang menjadi DPO bernama Samid alias Alvin. DPO yang berhasil ditebak yakni Haerul alias Irul. Dia merupakan menantu Santoso yang merupakan pimpinan MIT.

Baku tembak yang terjadi Senin (1/3/2021) sekitar pukul 16.30 WITA itu menewaskan Praka Dedi yang mengalami luka tembak di bagian perut. (Abror Vandozer/rel) 

Berita Terkait

Petani OKU Timur Diperkuat! 223 Pompa, 32 Traktor Roda Empat hingga 20 Combine Harvester Hadapi Terjangan El Nino
Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar
BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎
200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir
Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat
PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎
70 CCTV AI Kepung Palembang, Incar Pelaku Pencurian Aset PJU
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 12:00 WIB

Petani OKU Timur Diperkuat! 223 Pompa, 32 Traktor Roda Empat hingga 20 Combine Harvester Hadapi Terjangan El Nino

Minggu, 6 September 2026 - 11:48 WIB

Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar

Sabtu, 5 September 2026 - 17:00 WIB

BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎

Sabtu, 5 September 2026 - 13:03 WIB

200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir

Selasa, 1 September 2026 - 17:03 WIB

PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎

Berita Terbaru