WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Fraksi fraksi DPRD Provinsi Sumsel menyampaikan pandangan umum terhadap rancangan peraturan daerah [Raperda] APBD Sumsel tahun anggaran 20211.
Penyampaian fraksi fraksi tersebut disampaikan pada Rapat Paripurna XLIII [43] DPRD Provinsi Sumsel, Senin [15/11] pagi.
Hadir dalam rapat Wakil Gubernur Sumsel, Ir H Mawardi Yahya. Paripurna XLIII tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel H Muchendi Mahzareki.
Melalui juru bicarannya, Fraksi Partai Nasdem mengatakan, APBD merupakan dasar pengelolaan keuangan daerah dalam satu tahun masa anggaran yang terdiri dari atas pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah.
Fraksi Partai Nasdem berharap kondisi perekonomian daerah yang stabil tetap terjaga pada tahun 2022, melalui sinergi antara kebijakan fiskal yang moneter didukung dengan sektor rill, meskipun di tengah pemulihan pasca pandemi COVID-19.

“Namun dengan demikian kebijakan pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi di tahun 2022, mohon kiranya penjelasan dan tanggapan atas kondisi pemulihan ekonomi tersebut. APBD Tahun anggaran 2022 disusun dalam rangka menjaga kesinambungan perencanaan pembangunan, dan penganggaran berdasarkan atas pembangunan untuk pemenuhan kebutuhan dan penanganan COVID-19,” tuturnya.
Di lain pihak, berkenaan dengan belanja daerah Fraksi PKB berpesan Pemprov Sumsel senantiasa konsisten dan dengan RPJMD dan akan memprioritaskan program yang memihak kepentingan dan kebutuhan masyarakat, salah satu prioritas pertama adalah penguatan konektifitas infrastruktur dan energi.
“Kami dari fraksi PKB berharap Raperda ini nantinya akan menjadi Perda yang akan menjawab kebutuhan. Sehingga APBD Tahun Anggaran 2022 yang akan dilaksanakan dapat menjadi instrumen dalam upaya mewujudkan visi dan misi Provinsi Sumsel dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Provinsi Sumsel,” ungkapnya.
Untuk diketahui, sebelumnya pada Rapat Paripurna XLIII [43] DPRD Provinsi Sumsel Jumat lalu, Gubernur Provinsi Sumsel menyampaikan penjelasan terhadap Raperda APBD Provinsi Sumsel tahun anggaran 2022.
Sehubungan dengan arah kebijakan umum jangka panjang di sektor keuangan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah berupaya untuk menggali sumber-sumber Pendapatan Daerah melalui peningkatan penerimaan daerah. Sumber utama pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Selatan ditentukan oleh peningkatan konsumsi rumah tangga, ekspor dan pembentukan modal domestik bruto atau investasi dan konsumsi pemerintah.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga ditentukan oleh peningkatan produksi dan nilai tambah dari sektor pertanian terutama sub sektor tanaman pangan, perkebunan dan peternakan, sektor pertambangan dan penggalian serta sektor industri pengolahan.
“Belanja Daerah pada APBD Tahun Anggaran 2022 diprioritaskan pada Peningkatan SDM Unggul, Berkarakter dan Berbudaya, Penguatan Perlindungan Sosial dan Pemulihan Ekonomi Masyarakat, Pembangunan Infrastruktur Daerah, Penyederhanaan Birokrasi dan Peningkatan Pelayanan Publik,” tuturnya. [mr]


![Fraksi fraksi DPRD Provinsi Sumsel menyampaikan pandangan umum terhadap rancangan peraturan daerah [Raperda] APBD Sumsel tahun anggaran 20211.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-05-at-07.18.02-800x533.jpeg)
![Anggota Komisi III DPRD Kota Palembang, Andreas Okdi Priantoro, dalam Rapat Dengar Pendapat [RDP] bersama Dinas Perhubungan, Inspektorat, DPMPTSP, Bagian Hukum, dan manajemen Green SM, Selasa 15 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Anggota-Komisi-III-DPRD-Kota-Palembang-Andreas-Okdi-Priantoro-dalam-Rapat-Dengar-Pendapat-Selasa-15-September-2026-225x129.jpg)
![Rapat Dengar Pendapat [RDP] Komisi IV DPRD Palembang dengan Dinas Pendidikan Kota Palembang soal evaluasi PJJ [pembelajaran jarak jauh] pada Senin 14 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260914-WA0015_copy_1600x1015-225x129.jpg)

![Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Sariyansyah Ismail bersama Sang Istri, Fildawati SE. [Foto: AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/801786117_1392309859656953_5754432592619811251_n-225x129.jpg)
![Mobil listrik asal Vietnam tengah melintas di Jalan POM IX [Foto: AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Mobil-listrik-asal-Vietnam-tengah-melintas-di-Jalan-POM-IX-225x129.jpg)
![Oleh: Bayumi AP SE MSi [Ketua Komunitas dan Praktisi Pendidikan]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/kabut_asap_versi1_final_v2_copy_1920x1247-225x129.jpg)
![Anggota Komisi III DPRD Kota Palembang, Andreas Okdi Priantoro, dalam Rapat Dengar Pendapat [RDP] bersama Dinas Perhubungan, Inspektorat, DPMPTSP, Bagian Hukum, dan manajemen Green SM, Selasa 15 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Anggota-Komisi-III-DPRD-Kota-Palembang-Andreas-Okdi-Priantoro-dalam-Rapat-Dengar-Pendapat-Selasa-15-September-2026-129x85.jpg)
![Rapat Dengar Pendapat [RDP] Komisi IV DPRD Palembang dengan Dinas Pendidikan Kota Palembang soal evaluasi PJJ [pembelajaran jarak jauh] pada Senin 14 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260914-WA0015_copy_1600x1015-129x85.jpg)

![Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Sariyansyah Ismail bersama Sang Istri, Fildawati SE. [Foto: AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/801786117_1392309859656953_5754432592619811251_n-129x85.jpg)
![Mobil listrik asal Vietnam tengah melintas di Jalan POM IX [Foto: AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Mobil-listrik-asal-Vietnam-tengah-melintas-di-Jalan-POM-IX-129x85.jpg)


![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)

![Presiden RI Prabowo Subianto [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20250227-WA0099-scaled-266x266-1-266x200.jpg)
