Padi Apung Sumsel Jawab Tantangan Ketahanan Pangan Nasional

- Jurnalis

Sabtu, 13 September 2025 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inovasi Padi Apung Sumsel pada Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional X di Jakabaring Sport City [JSC] Palembang, Sabtu 13 September 2025.

Inovasi Padi Apung Sumsel pada Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional X di Jakabaring Sport City [JSC] Palembang, Sabtu 13 September 2025.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kementerian Pertanian [Kementan] mengapresiasi keberhasilan Sumatera Selatan [Sumsel] atas inovasi dalam pengembangan teknologi Padi Apung di lahan rawa.

Apresiasi itu dikemukakan dalam Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional X di Jakabaring Sport City [JSC] Palembang, Sabtu 13 September 2025.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan RI, Dr Yudi Sastro, menyebut inovasi ini sebagai terobosan cerdas menghadapi tantangan produksi di wilayah khas rawa. “Padi apung adalah solusi yang bisa meningkatkan produksi di lahan tergenang. Sumsel sudah berani memulai, dan hasilnya sangat baik,” katanya.

Budidaya padi apung dilakukan dengan memanfaatkan rakit atau styrofoam sebagai wadah tanam di lahan tergenang. Teknik ini dikembangkan untuk daerah rawan banjir agar tetap bisa produktif menanam padi.

Selain padi apung, Sumsel juga meluncurkan Gerakan Sumsel Mandiri Benih, sebuah program strategis untuk memastikan ketersediaan benih unggul bersertifikat. Program ini dinilai sejalan dengan percepatan swasembada pangan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo.

Baca Juga:  Gubernur Herman Deru dan Wagub Cik Ujang Dorong Sinergi Daerah Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

“Gerakan ini luar biasa, karena dengan benih yang cukup, tepat waktu, dan berkualitas, swasembada pangan bisa kita capai,” ungkap Yudi.

Target swasembada pangan sendiri mengalami percepatan signifikan, dari semula empat tahun, menjadi dua tahun, dan kini harus dicapai tahun ini. Empat komoditas utama yang menjadi fokus adalah beras, jagung, gula, dan garam.

Dalam konteks itu, Sumsel dianggap sebagai salah satu provinsi dengan capaian terbaik. “Sumsel mendapat target sangat tinggi, dan alhamdulillah capaiannya sesuai,” tambah Yudi.

Gubernur Sumsel, H Herman Deru, menyatakan kebanggaannya atas keberhasilan uji coba padi apung yang kini siap diperluas. Menurutnya, inovasi ini bukan hanya menjawab kebutuhan pangan, tetapi juga bisa dikembangkan sebagai agrowisata.

Baca Juga:  Pemprov Sumsel dan Bank Sumsel Babel Kolaborasi Dorong UMKM Lokal Melalui Hiburan Rakyat dan Undian Super Grand Prize Pesirah

Ia juga menekankan pentingnya disiplin petani dalam memanfaatkan benih baru, pupuk, serta pendampingan penyuluh pertanian. “Teknologi akan sia-sia tanpa kedisiplinan. Ini yang harus kita tanamkan,” tegas Herman Deru.

Lebih jauh, ia menyoroti potensi peningkatan indeks pertanaman sebagai langkah strategis. Dengan panen lebih dari sekali dalam setahun, produktivitas Sumsel bisa melonjak signifikan.

Selain meningkatkan produksi, Herman Deru juga meminta perhatian pada efisiensi pascapanen. Masalah kehilangan hasil atau “losis” harus ditekan agar hasil kerja petani benar-benar optimal.

Dengan inovasi padi apung, gerakan mandiri benih, dan dukungan semua pihak, Sumsel menegaskan perannya sebagai pionir dalam menjawab tantangan ketahanan pangan nasional. [AbV/red]

Berita Terkait

Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH
Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎
FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD
Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan
PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan
DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:39 WIB

Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:22 WIB

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:09 WIB

FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:17 WIB

Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD

Berita Terbaru

Bayumie Syukri AP MSi, Praktis Pendidikan dan Ketua Komunitas

Headlines

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Jun 2026 - 22:22 WIB