WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, masyarakat tidak mampu hanya dapat mengakses obat-obatan generik. Sementara obat non-generik, Menkes berharap masyarakat mampu bisa membayarnya sendiri lewat asuransi kesehatan swasta.
Sedangkan bagi masyarakat tidak mampu yang ingin mendapatkan obat non-generik, negara akan membayarkannya untuk mereka. Sehingga dari situ, kata Menkes, tercipta keadilan bagi masyarakat yang tidak mampu.
“Itu yang harus di-link dengan asuransi BPJS. Kalau mau ambil yang generik orang kaya boleh, tapi yang generik, dia gak boleh ambil yang non generik. Karena non generik harus bayar sendiri, di situ yang harus kita jaga keadilannya,” kata Menkes.
“Jadi misalnya butuh vitamin C generik, contoh, itu dicover BPJS yang generik aja. Kalau dia mau cover yang non-generik dan itu dibutuhkan, orang miskin dibayarin negara. Orang kaya bayar sendiri, lewat mana? Lewat asuransi kesehatan swasta,” ujar dia.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya








![Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa [DPP PKB] resmi menetapkan susunan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara [KSB] definitif Dewan Pengurus Cabang [DPC] PKB se-Sumatera Selatan untuk periode 2026-2031. Penetapan tersebut diumumkan langsung Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar melalui rapat virtual pada Kamis 11 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260612-WA0000-225x129.jpg)










