WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Perwakilan anggota Ombudsman RI, Dr Johanes Widijantoro SH MH meninjau kondisi rumah susun [Rusun] 26 Ilir Palembang, Senin [11/10].
“Kami merespon terhadap laporan tersendatnya revitalisasi Rusun ini,” ungkap Johanes.
Dikatakan Johanes, kondisi rusun sudah tua, hilangnya sarana dan prasarana, serta tumpukan sampah menjadi tanda tanya akan kemajuan proses peremajaan rusun yang telah lama direncanakan Pemerintah Kota Palembang.
“Pemkot Palembang sebagai pihak pengelola wilayah memiliki kepentingan untuk mendorong Pemerintah Pusat untuk segera merealisasikan rencana-rencana revitalisasi itu,” tegas Dosen Universitas Atma Jaya Yogyakarta ini.
Peremajaan Rusun, sambung Dr Johanes berguna untuk memberikan kenyamanan serta mencegah risiko kecelakaan yang dapat membahayakan kesejahteraan penghuni rusun.
Berdiri 1984, Keadaan Rusun 26 Ilir Kritis
Instalasi listrik yang sudah berusia puluhan tahun, serta bangunan rusun sendiri telah ada sejak 1984 menunjukan usia tuanya dan dalam keadaan kritis perlu pembaruan.
Rendahnya kesehatan lingkungan, tutur Johanes juga mendapatkan perhatian, bertumpuknya sampah dan tersumbatnya selokan dapat menjadi sarang berbagai macam penyakit yang membahayakan masyarakat sekitar.
Johanes menyampaikan, informasi yang diterima dari pihak perusahaan umum perumahan nasional [Perumnas] bahwa dana masih menjadi masalah dalam proses revitalisasi Rusun, dan Ombudsman akan menyelidiki kebenaran pernyataan ini.
“Kami akan konfirmasi apakah benar dana menjadi masalah pada proyek yang sudah berlangsung selama lima tahun ini,” tutupnya seraya menegaskan.
Ombudsman Soroti Pendanaan Perumnas
Ombudsman merupakan Lembaga Negara yang berwenang untuk mengawasi segala pelayanan publik yang menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara [APBN] serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD].
Salah satu contoh lembaga yang diawasi adalah Perusahaan Umum Perumahan Nasional yang mengurusi pengembangan Rusun 26 ilir.
Editor Abror Vandozer


![Perwakilan anggota Ombudsman RI, Dr Johanes Widijantoro SH MH meninjau kondisi rumah susun [Rusun] 26 Ilir Palembang, Senin [11/10].](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2021/10/IMG-20211011-WA0123-800x533.jpg)




![Anggota Komisi III DPRD Kota Palembang, Andreas Okdi Priantoro, dalam Rapat Dengar Pendapat [RDP] bersama Dinas Perhubungan, Inspektorat, DPMPTSP, Bagian Hukum, dan manajemen Green SM, Selasa 15 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Anggota-Komisi-III-DPRD-Kota-Palembang-Andreas-Okdi-Priantoro-dalam-Rapat-Dengar-Pendapat-Selasa-15-September-2026-225x129.jpg)
![Rapat Dengar Pendapat [RDP] Komisi IV DPRD Palembang dengan Dinas Pendidikan Kota Palembang soal evaluasi PJJ [pembelajaran jarak jauh] pada Senin 14 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260914-WA0015_copy_1600x1015-225x129.jpg)




![Anggota Komisi III DPRD Kota Palembang, Andreas Okdi Priantoro, dalam Rapat Dengar Pendapat [RDP] bersama Dinas Perhubungan, Inspektorat, DPMPTSP, Bagian Hukum, dan manajemen Green SM, Selasa 15 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Anggota-Komisi-III-DPRD-Kota-Palembang-Andreas-Okdi-Priantoro-dalam-Rapat-Dengar-Pendapat-Selasa-15-September-2026-129x85.jpg)


![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)

![Presiden RI Prabowo Subianto [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20250227-WA0099-scaled-266x266-1-266x200.jpg)
