Nyala 900 Lilin di Malam Imlek 2573

- Jurnalis

Selasa, 1 Februari 2022 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

900 lilin Pelita dihidupkan untuk menerangi Perayaan malam Imlek 2573 Kongzili di Wihara Dharmakirti.

900 lilin Pelita dihidupkan untuk menerangi Perayaan malam Imlek 2573 Kongzili di Wihara Dharmakirti.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | 900 lilin Pelita dihidupkan untuk menerangi Perayaan malam Imlek 2573 Kongzili di Wihara Dharmakirti.

Lilin pelita tersebut dipercaya sebagai simbol perang untuk memulai kehidupan di tahun baru Cina.

Nyala lilin ini juga bertujuan agar kehidupan di tahun yang baru dapat terang seperti pelita dan lilin yang dinyalakan.

Pantauan di lapangan, perayaan malam Imlek yang berlangsung di Wihara tersebut dihadiri ratusan umat Buddha dari sejumlah daerah keturunan Tionghoa untuk sembahyang dan memanjatkan doa-doa.

Selain itu, sekitar 300 lampion juga dipasang di wihara dan sontak menambah kemeriahan suasana malam Imlek.

“Menyambut tahun baru Imlek ini, umat Budha melakukan ‘Puja Pelita’ untuk memanjatkan positif di awal tahun dan mempersembahkan pelita atau penerangan di Altar Budha,” kata Biksu Badra Murti usai memimpin doa bersama di Jalan Papera, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Sumatera Selatan, Senin [31/1/2022] malam.

Baca Juga:  Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Dijelaskan Biksu Badra, dengan berdana, menyerahkan dana ke Wihara, berharap di tahun baru yang akan kita jalani dan harapakan dapat tercapai.

Pada pelaksanaan peribadatan, ujar Biksu Wihara Dharmakirti, tentunya mengacu terhadap apa yang telah diinstruksikan pemerintah untuk tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan [Prokes]. “Karena, kita ketahui varian varian baru kembali hadir, dan penerapan prokes ketat saat pelaksanaan {Puja Pelita],” jelasnya.

Baca Juga:  KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Biksu Badra mengimbau kepada umat Budha secara luas di Indonesia, walaupun kita tidak begitu banyak bukan berarti tidak punya kontribusi untuk Negara ini, dari yang sedikit ini, kita harus mentaati apa yang telah diimbaukan Pemerintah.

“Jika tidak mengikuti imabuan tersebut, kita menjadi tidak baik dipandang sama saudara saudara yang lain,” imbaunya.

Maka, Badra mengharapkan terhadap Umat Budha Indonesia tetap untuk Solid, berkarya dan berusaha dan selalu melakukan kebajikan. “Dharma baik, berfikiran, dari ucapan tidak berbohong tidak berfitnah dan dari perilaku tidak mengundang karm karma buruk,” tegasnya. [Abror Vandozer]

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terbaru