banner 120x600
banner 120x600
banner 2560x598

banner 2560x598

Ngaku Nabi ke 26: Pernyataan Joseph Paul Zhang Picu Amarah Umat Islam

  • Bagikan
Gambar Istimewa (Joseph Paul Zhang)
Gambar Istimewa (Joseph Paul Zhang)
banner 468x60

DUNIA internasional goyang. Bagaimana tidak, karena seorang Joseph Paul Zhang mengakui sebagai nabi ke-26.

Selain itu, dalam video berdurasi beberapa menit itu, ia telah mengaku sebagai nabi ke-26. Bahkan dengan entengnya Joseph telah mencaci dan melecehkan Nabi Muhammad SAW.

Pernyataan tak bersahabat itu spontan memicu kemarahan umat Islam di seluruh dunia. Pernyataan yang mengguncang kemarahan umat muslim itu adalah dia mencaci dan melecehkan kekasih Allah SWT, Rasulullah SAW.

Dari pernyataan yang melecehkan Islam itu, tampaknya ada kelainan yang tidak sehat di balik psikologi Joseph Paul Zhang tersebut.

Menurut Staf Ahli Kepresidenan bidang Hukum, Nur Kholis SH MM, secara psikologis orang itu perlu diperiksa secara kejiwaan ke dokter.

Sebab orang yang sehat secara psikologis akan mengucapkan kata-kata cerdas dan tak ingin melecehkan orang lain. “Apalagi yang dilecehkan itu adalah kekasih Allah SWT. Ini sangat menghina umat Islam,” ujar Nur Kholis melalui telepon selulernya, Senin (19/4/2021).

Apalagi dia telah mengakui dirinya sebagai nabi ke-26. Ini tentu menggelikan sekaligus mencerminkan jiwa yang tidak sehat.

Menurut Nur Kholis, Allah SWT menunjuk kenabian seseorang berdasarkan landasan kepribadian yang baik. “Tak hanya memberikan contoh pribadi yang rahmatan lil ‘alamin, secara psikologis pokok pikirannya cerdas dari sisi religiusitas,” katanya.

Bahkan kata Nur Kholis, dari perilakunya sehari-hari tak terlihat adanya kedengkian dengan keberhasilan orang lain. “Ini yang patut kita perhatikan,” ujar Nur Kholis.

Buktinya, kata Nur Kholis, ucapan buruk Joseph telah melecehkan Rasulullah SAW. Padahal watak kekasih Allah SWT menjadi teladan dan patut menjadi contoh yang terbaik bagi manusia. “Kok Joseph berani melecehkan Paduka Rasulullah? Makanya saya katakan jiwa orang itu perlu diperiksakan ke dokter”.

Melihat realita itu, tak ada dasarnya bagi seorang pendengki dan tak suka dengan keberhasilan orang lain secara religiusitas. Nabi Isa Almasih sendiri mengakui, selepas dirinya, akan muncul seorang nabi dari bani Arab. “Inilah nilai terbaik dari seorang yang sangat baik, Nabi Isa Almasih,” kata Nur Kholis.

Terkait sikap Joseph Paul Zhang, Nur Kholis meminta agar umat Islam tetap tenang dan tak perlu terpancing dengan sikap pendeta agama tertentu itu. “Pihak berwajib (polisi) akan menindak yang bersangkutan, sesuai dengan apa yang dilakukannya,” tutup Nur Kholis. (*)

Laporan Abror Vandozer
Editor Anto Narasoma

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *