banner 2560x598

banner 2560x598

Muratara Raih Juara 2 STQH 2019

  • Bagikan
banner 468x60

WIDEAZONE.COM, MURATARA — Gubernur Sumsel, H. Herman Deru Bersama dengan Bupati Musi Rawas Utara, H M Syarif Hidayat, resmi menutup STQH XXV Tingkat Provinsi Tahun 2019 yang dilaksanakan di Kabupaten Muratara, tepatnya di Lapangan Silampari, Selasa (30/4/2019) kemarin.

“Kami ucapkan ribuan terimakasih, kepada Bapak Gubernur Sumatera Selatan yang sempat hadir dalam rangka penutupan STQH ke XXV tingkat Provinsi Tahun 2019. Apalagi saat kegiatan ini, jadwal Pak Gubernur cukup padat. Kami selaku tuan rumah juga mengapresiasi kinerja seluruh dewan hakim yang tergabung dalam LPTQ se-Provinsi Sumatera Selatan yang menggelar kegiatan ini dengan penuh keikhlasan dan bertanggung jawab,” ungkap Bupati Muratara dalam sambutannya.
Lanjut Bupati, untuk para peserta yang sudah mendapatkan juara dan yang belum mendapatkan juara, mari teruslah belajar dan tetap semangat untuk mengharumkan nama daerah masing-masing.

Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru menyampaikan apresiasi atas terlaksanaya acara dengan baik dan meriah, serta berjalan dengan lancar apalagi Muratara sebagai kabupaten baru.

“Hal luar biasa yang telah dilakukan oleh Muratara, mampu membalas kepercayaan sebagai tuan rumah STQH tahun 2019 dengan kemeriahan acara dan tanpa ada keluhan dari para peserta,” puji Gubernur.

Gubernur juga mengapresiasi para dewan juri yang telah menjalankan tugasnya dengan baik, tetap menjaga independensi, melakukan penilaian dengan kejujuran dan sportif, serta tidak ada tindakan tebang pilih dalam menilai.

“Para dewan juri juga luar biasa, saya tahu banyak dewan juri yang memiliki kedekatan dengan para kafilah tertentu, namun dalam penilaian tetaplah dilakukan kejujuran dan tetap menjaga indenpendensi,” kata dia.

Gubernur berharap, kedepannya para kepala daerah yang berada di Sumsel, mengajak para masyarakatnya, agar tetap mencintai Al-qur’an dengan cara mempelarinya dan mendalami maknanya.

“Galakkan pada masyarakat kita agar mencintai Al-qur’an dan mempelajarinya, dirikan rumah-rumah tahfidz setiap desa, agar generasi milenial kita tetap cinta Al-qur’an, serta kedepannya kita mampu meniadakan masyarakat yang buta Al-qur’an. Sebab, dengan mencintai dan mendalami Al-qur’an akan menjadikan daerah kita aman damai dan tentram, serta mampu menolak balak,” sampainya.

Sementara diketahui berdasarkan laporan Ketua Dewan Hakim STQH Ke XXV Provinsi Sumsel, KH Nawawi Dencik, ditetapkan juara umum dan rangking satu hingga sepuluh diraih sebagai juara umum diraih Kabupaten Ogan Komring Ilir, Rangking Ke 2 diraih oleh Kabupaten Muratara, disusul OKI, Palembang, Musi Banyuasin.

Selanjutnya Rangking Ke 6 Kabupaten Banyuasin, diikuti Kota Prabumulih, Lubuklinggau, PALI, Kabupaten OKU, Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Lahat serta OKU Timur. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *