Moses Terpilih Secara Aklamasi, MKKS Bukan Wadah Politik

- Jurnalis

Rabu, 30 September 2020 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Moses Terpilih Secara Aklamasi, MKKS Bukan Wadah Politik

Moses Terpilih Secara Aklamasi, MKKS Bukan Wadah Politik

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Musayawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) merupakan wadah untuk sharing program, apalagi sekarang otonomi berbasis sekolah. Sehingga sekolah satu dengan yang lain boleh saling mencontoh tapi tidak copy paste, misalnya SMAN 1 Lubuk Linggau mencontoh program di SMAN 1 Palembang. MKKS ini bertujuan agar sekolah sekolah jadi terbaik, baik di sisi administrasi, pelayanan dan lulusan.

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Drs Riza Fahlevi MM saat menghadiri pemilihan pengurus MKKS SMA yang digelar di Aula SMA Negeri 1 Palembang, Rabu, (30/09/2020).

Kadisdik Sumsel Riza mengatakan, diseleggarakannya pelantikan MKKS ini, kaena ada perubahan di provinsi, kabupaten dan kota. “Mudah mudahan Ketua MKKS Provinsi, Kabuapaten dan Kota yang dilantik ke depannya ada program inovasi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua MKKS SMA Provinsi dijabat oleh Nasrul Bani, setelah dilakukan pemilihan akhirnya Moses Ahmad terpilih secara aklamasi sebagai Ketua MKKS SMA Provinsi Sumsel dengan masa bakti 2020 hingga 2023.

Ada keselarasan dan kesetaraan sekolah, lanjut Riza untuk bersaing secara sehat. “Apalagi belum lama ini, ada rolling Kepala Sekolah atau penyegaran, itu hal biasa. Hal tiu dilakukan agar semua sekolah bagus. Kepsek yang baik dipindahke ke sekolah lain, agar dapat merubah sekolah yang belum baik menjadi lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga:  Kedekatan Wagub Cik Ujang dengan Warga Banyuasin Terjalin Hangat dalam Silaturahmi Sumber Marga Telang

Usai pemilihan Moses Ahmad selaku Ketua MKKS SMA Povinsi Sumsel yang baru mengatakan, ini sebuah amanah dari kawan kawan. “Tentu kita harus menerima amanah itu dan amanah itu harus dijalankan dengan baiknya,” kata Moses

Setiap ada rapat, Moses menuturkan, harus saling suport dan akan kita libatkan baik dari kabupaten dan kota supaya kebersamaan MKKS itu betul betul terasa.

“MKKS ini adalah sebuah organisasi kepala kepala sekolah yang harus dinikmati oleh seluruh kepala sekolah,” jelas Moses

Ia pun menegaskan, MKKS ini tempatnya musyawarah kepala sekolah, tidak dibenarkan kita terjun ke ranah politik. “Yang kita bahas ini adalah permasalahan permasalahan yang ada di sekolah, yang berkaitan dengan masalah sekolah,” tegasnya.

Permaslahan itu baik berkaitan dengan siswa, guru, dan semuanya. MKKS ini merupakan perpanjangan tangan dari pimpinan agar bisa cepat sampai ke para kepala sekolah, juga sebagai penyambung inspirasi kepala kepala sekolah kepada gurunya, jadi dua jalur itu harus jalan.

“Ke depan akan kita lihat dulu kemungkinan ada rakor, bahkan seluruh kepala kepala sekolah, hingga kita tahu apa yang harus kita kerjakan,” terangnya.

Di tempat yang sama Nasrul Bani selaku Ketua MKKS yang lama menuturkan, Pemilihan ini wajar dikarenakan masa waktunya sudah habis selama 3 tahun dan wajib kita lakukan pemilihan. “Alhamdulillah sekarang sudah ada pengantinya yaitu Pak Moeses Ahmad terpilih secara aklamasi, kita sambut baik dengan keterpilihan beliau selaku Ketua MKKS yang baru terpilih,” ucap Nasrul

Baca Juga:  Sekda Sumsel Edward Candra Hadiri Peresmian Koperasi Merah Putih

“Saya sebagai ketua lama MMKS Provinsi Sumatera Selatan tidak lagi menjabat sebagai kepala sekolah, sesuai paketnya diadakan pemilihan ulang, MKKS ini organisasi kepala sekolah, jadi mereka membuat sebuah perkumpulan guna menjalankan tugasnya itu,” ungkap Nasrul

Lanjut Nasrul, pemilihan secara aklamasi tapi itu semua kita serahkan pada tim tidak ada intervensi, melalui seleksi dan mereka rapat dibuat aturan dan tetap semuanya melalui musyawarah bersama sama.

“MKKS ini merupakan organisasi kepala sekolah bukan tempatnya berpolitik, guna MKKS ini untuk memperlancar serta membuat kesepakatan dalam menjalankan tugas,” bebernya

Nasrul menambahkan, sesuai dengan visi gubernur Sumsel Maju Untuk Semua” tidak ada kaitannya dengan politik dan memang tidak boleh.

“Terkait pemilihan Ketua MKKS sendiri tidak diharuskan dari Palembang tapi, tadi juga disepakati dalam rangkap oleh para kepala kepala sekolah, disarankan agar koordinasinya lancar sebaiknya dari Palembang,” tutupnya. (*)

Laporan Akip – Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Kejari OKU Timur Geledah Kantor KPU, 243 Barang Disita
Bupati Edison Terjaring OTT! Kantor Disdik Muara Enim Disegel KPK ‎
Ahli Hukum Pidana: Implikasi Pidana atas Distorsi Informasi dan Klaim Legitimasi Pasca Putusan PK MA 32 PK/TUN/2026
Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Aktivasi IMEI Ilegal di 12 Ribu Telepon Seluler Asal Luar Negeri Terbongkar! Empat Tersangka Diciduk

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 20:19 WIB

Kejari OKU Timur Geledah Kantor KPU, 243 Barang Disita

Senin, 8 Juni 2026 - 19:20 WIB

Bupati Edison Terjaring OTT! Kantor Disdik Muara Enim Disegel KPK ‎

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:04 WIB

Ahli Hukum Pidana: Implikasi Pidana atas Distorsi Informasi dan Klaim Legitimasi Pasca Putusan PK MA 32 PK/TUN/2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:18 WIB

Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Berita Terbaru

Korps Adhyaksa OKU Timur menyita sejumlah barang bukti dari Kantor KPU di antaranya 243 barang yang terdiri dari 239 dokumen, alat komunikasi berupa dua unit handphone dan dua unit laptop.

Headlines

Kejari OKU Timur Geledah Kantor KPU, 243 Barang Disita

Senin, 8 Jun 2026 - 20:19 WIB

Akademisi Fakultas Hukum Universitas PGRI Palembang, Dr Dadang Apriyanto SH MH

Headlines

Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan

Jumat, 5 Jun 2026 - 21:18 WIB