WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Penyelundupan narkotika jenis sabu-ektasi senilai Rp21 miliar terbongkar, setelah Polda Sumsel mengendus modus operandi memggunakan label ‘Wajib Video Unboxing’ pada paket barang bukti.
Modus licik ini diduga bertujuan untuk mengelabui petugas agar paket berisi narkotika tersebut tampak seperti paket barang kiriman biasa.
Dalam penangkapan beberapa waktu lalu di Desa Tanjung Raja Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, Polda Sumsel menyita barang bukti berupa sabu dan pil ekstasi.
Polisi berhasil membekuk tersangka Zainal Abidin [56], seorang wiraswasta bertindak sebagai pengedar sekaligus pemilik tempat penyimpanan barang bukti.
Narkotika Rp21 Miliar Berkedok Paket
Barang bukti disita dari pelaku Zainal Abidin berjumlah sangat besar di antaranya, 11.380 gram [11.380 kilogram] dan pil ekstasi sebanyak 20.433 butir. Kini tersangka tengah menjalani pemeriksaan intensif petugas.
Penangkapan ini merupakan pukulan telak bagi jaringan peredaran narkoba di wilayah Sumatera Selatan.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Yulian Perdana SIK memberikan penegasan terkait modus yang digunakan pelaku.
“Modus pelaku ini cukup unik, mereka membungkus barang haram tersebut dengan kemasan layaknya paket online pada umumnya, bahkan menempelkan stiker Wajib Video Unboxing,” ungkapnya dalam keterngan pers, Selasa 25 November 2025.
Kombes Yulian menyebut dalam hal ini, modus-modus baru dengan menggunakan serta memanfaatkan kelompok rentan seperti perempuan dan anak-anak.
“Modus tersebut merupakan cara licik untuk mengelabui petugas, membuat paket tersebut seolah-olah berisi produk yang legal dan memerlukan dokumentasi saat dibuka,” ujarnya.
“Namun, berkat ketelitian dan kerja keras anggota di lapangan, kedok ini berhasil kita bongkar. Kami akan terus memburu jaringan di atasnya,” jelas dia.
Kami [Polda Sumsel], mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap segala bentuk peredaran narkoba, termasuk modus-modus baru yang memanfaatkan jasa pengiriman barang.
Laporan Suherman | Editor Abror Vandozer


![Tersangka Zainal Abidin [56] berhasil dibekuk Polda Sumsel beserta barang bukti Sabu-Ektasi senilai Rp21 miliar.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2025/11/Tersangka-Zainal-Abidin-56-berhasil-dibekuk-bese-scaled-800x455.jpg)
![Kepala DPMPTSP Andrianus Amri SSTP MSi tengah monitoring staf mall pelayanan publik. [Foto Ist-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260119-WA0081_copy_897x1094-225x129.jpg)
![Kantor Inspektorat Kota Palembang [Foto: Abror Vandozer-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/01/20260119_102700_copy_3718x1826-225x129.jpg)
![Satu di antara aksi pencurian 50 kilogram Kelempang Udang di Simpang Kedondong seiktar pukul 02.00 WIB dini hari terpantau CCTV.. [Gambar Desi OY-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260119-WA0004_copy_1518x926-225x129.jpg)

![Kantor Dishub Kota Palembang. [Foto: Abror Vandozer-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/01/20251105_090033_copy_1829x918-225x129.jpg)

![Kepala DPMPTSP Andrianus Amri SSTP MSi tengah monitoring staf mall pelayanan publik. [Foto Ist-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260119-WA0081_copy_897x1094-129x85.jpg)
![Kantor Inspektorat Kota Palembang [Foto: Abror Vandozer-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/01/20260119_102700_copy_3718x1826-129x85.jpg)
![Satu di antara aksi pencurian 50 kilogram Kelempang Udang di Simpang Kedondong seiktar pukul 02.00 WIB dini hari terpantau CCTV.. [Gambar Desi OY-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260119-WA0004_copy_1518x926-129x85.jpg)

![Kantor Dishub Kota Palembang. [Foto: Abror Vandozer-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/01/20251105_090033_copy_1829x918-129x85.jpg)


![Gelaran press conference Kejati Sumsel soal penyitaan barang bukti uang senilai Rp506 milar dalam perkara Tipikor pemberian fasilitas kredit dari BRI kepada PT BSS dan PT SAL, Kamis 7 Agustus 2025. [Foto: WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250807-WA0008-360x200.jpg)
![Korban Mulyadi bersama Tim Kuasa Hukumnya Imron Ahmad SH MH dan Fauzi SH mendatangi Polda Sumsel. [Foto: Suherman-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2025/12/korban-bersama-Tim-Kuasa-Hukumnya-Imron-Ahmad-SH-M-360x200.jpg)
![Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan [KI Sumsel] menyampaikan hasil Monitoring dan Evaluasi [E-Monev] Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 terhadap 318 badan publik di Sumsel.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251226-WA0019_copy_1265x819-360x200.jpg)