Menuju New Normal, Kodim 0402 Tekan Kedisiplinan

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juni 2020 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komandan Distrik Militer 0402/OKI-OI, Letkol CZI Zamroni SSos didampingi Kasdim Mayor Ernanda

Komandan Distrik Militer 0402/OKI-OI, Letkol CZI Zamroni SSos didampingi Kasdim Mayor Ernanda

WIDEAZONE.COM, OKI — Kebijakan ‘New Normal’ yang digagas pemerintah merupakan satu langkah dengan memperhitungkan segala aspek dalam upaya memutus mata rantai penyebaran wabah COVID-19.

Hal ini diungkap Komandan Distrik Militer (Dandim) 0402/OKI-OI Letkol CZI Zamroni SSos, kebijakan ‘New Normal’ yang digagas pemerintah pusat adalah salah satu langkah untuk memperhitungkan segala aspek dalam menekan penyebaran COVID-19 tanpa mengorbankan kesehatan dan ekonomi masyarakat.

“Dalam menerapkan kebijakan itu, dengan mendirikan posko COVID di beberapa titik seperti pasar Kayuagung, Tugu Mulyo, di desa Pedamaran melibatkan berbagai unsur, TNI-Polri, Pol PP dan Dishub,” ungkap Dandim Zamroni didampingi Kasdim Mayor Ernanda kepada wideazone.com dan zoom post, Jumat (12/6/2020).

Baca Juga:  Divonis 1 Tahun Penjara, Terdakwa Pulang "Melenggang" Tidak Ditahan

“Kita berharap curva penyebaran di OKI semakin hari semakin turun. Dengan digelarnya pasukan dari TNI dan Polri serta dukungan Pemda akan diberlakukan protokol kesehatan secara masif,” jelasnya pada apel gabungan.

“New Normal ini sederhananya perilaku dan pola hidup kita ke arah yang lebih baik, namun kedisiplinanlah yang menjadi kunci keberhasilannya,” urainya.

” Normal ini sederhananya perilaku dan pola hidup kita ke arah yang lebih baik, namun kedisiplinanlah yang menjadi kunci keberhasilannya” ungkapnya.

Lanjut Zamroni, penegakan disiplin ini akan dilakukan bersama dengan pemerintah daerah bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Baca Juga:  Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

“Ada pun upaya pendisiplinan, berupa sosialisasi dan edukasi kepada warga untuk mematuhi protokol kesehatan melalui pengecekan suhu tubuh, imbauan jaga jarak fisik, cuci tangan pakai sabun/hand sanitizer sebelum dan seusai beraktifitas, dan gerakan perilaku hidup bersih dan sehat,” terang Dandim OKI.

Ia meminta dukungan dari masyarakat agar pelaksanaan pendisiplinan protokol kesehatan ini dapat berhasil.

“Marilah kita bersama-sama bersatu padu dalam penegakan disiplin ini. Memaksimalkan kegiatan di posko dan mengajak partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat,” pintanya.

Laporan Ukik

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Kuasa Hukum Junaidi Alias Ajun Bantah Keras Tudingan Hakim dan JPU Tak Netral
Kasus Dugaan Narkoba Wakil Walikota Menggantung! Pengamat: Mana Komitmen DPRD Palembang?
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan
Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer
Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Kuasa Hukum Junaidi Alias Ajun Bantah Keras Tudingan Hakim dan JPU Tak Netral

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Kasus Dugaan Narkoba Wakil Walikota Menggantung! Pengamat: Mana Komitmen DPRD Palembang?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:58 WIB

BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Berita Terbaru