WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Pembiasaan untuk hidup bersih harus diberikan sejak dini kepada anak-anak kita. Tidak hanya di rumah, tapi juga di sekolah.
“Salah satu cara menjaga kelestarian lingkungan sekolah adalah dengan menjaga kebersihan,” kata Kepala SD Negeri 143 Rismawati S.Pd.Sd., Selasa (19/2/2019)
Menurutnya, lingkungan adalah sesuatu yang berada diluar atau disekitar makhluk hidup. Lingkungan merupakan tempat tinggal bagi semua makhluk hidup, dan melestarikan lingkungan merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda.

Maka dari itu, dirinya selaku kepala sekolah selalu mengarahkan seluruh warga di sekolahnya untuk selalu menjaga kebersihan, baik itu guru, siswa dan juga petugas kebersihan.
“Menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab kita semua. Setiap orang harus melakukan usaha untuk menyelamatkan lingkungan di sekitarnya sesuai dengan kapasitasnya masing-masing,” tuturnya.
Risma menyampaikan, menjaga kebersihan lingkungan sekolah sangatlah berguna, karena dengan lingkungan yang bersih aan tercipta kehidupan yang aman, sejuk dan sehat. Dengan menjaga kebersihan lingkungan juga dapat terhindar dari penyakit yang disebabkan lingkungan yang tidak sehat. Lingkungan pun menjadi lebih sejuk dan bebas dari polusi udara dan pelaksanaan kegiatan belajar dan mengajar juga akan lebih nyaman dan tenang.

“Di sekolah, lingkungan yang bersih dapat mendorong semangat belajar siswa, kebersihan lingkungan juga dapat menjadi keunggulan sekolah,” ujarnya.
Untuk kelestarian lingkungan, para siswa diajarkan untuk mencintai tanaman dengan membuat Apotik Hidup (TOGA) di sekolah. Setiap kelas diberikan tanggung jawab untuk menjaga tanaman di kelasnya masing-masing. “Setiap selesai jam istirahat siswa juga dibiasakan untuk memungut sampah bekas jajanan mereka dan membuangnya di tong sampah. “Kebiasaan seperti ini perlu diajarkan sejak dini biar mereka tau menjaga kebersihan itu sangat penting,”ujarnya
“Akhirnya, diharapkan akan lahir siswa-siswa yang cerdas, bermutu, berwawasan lingkungan serta mampu menerapkan sikap cinta dan peduli lingkungan baik di sekolah maupun masyarakat,” tutup. (Hasan Basri)








![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-225x129.jpg)








![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

