Membangun Generasi Guru Berkualitas Di Era Digital

- Jurnalis

Kamis, 14 November 2019 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seminar Nasional dengan tema, “Membangun Kesadaran untuk Membangun Generasi Unggul dan Berkarakter di Era Digital”, bertempat di Balai Kartini, Rabu (13/11/2019)

Seminar Nasional dengan tema, “Membangun Kesadaran untuk Membangun Generasi Unggul dan Berkarakter di Era Digital”, bertempat di Balai Kartini, Rabu (13/11/2019)

WIDEAZONE.COM, JAKARTA –Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom Kemendikbud) berkomitmen untuk menumbuhkan kesadaran dan memperluas wawasan masyarakat terutama guru untuk membangun generasi berkualitas di era yang serba teknologi, salah satunya dengan mengadakan Seminar TIK Nasional.

Dilaksanakan pada Rabu (13/11) di Balai Kartini, seminar yang digelar tahunan ini diusung dengan tema “Membangun Kesadaran untuk Membangun Generasi Unggul dan Berkarakter di Era Digital”.

Pustekkom Kemendikbud menargetkan lebih dari 300 guru dan masyarakat yang hadir pada acara ini, termasuk 102 guru Duta Rumah Belajar dari 34 provinsi di Indonesia. Peserta yang hadir telah melalukan registrasi secara online terlebih dahulu pada sistem manajemen pelatihan TIK yang dimiliki oleh Kemendikbud.

Baca Juga:  Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi--CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Sumber Photo : Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom Kemendikbud)
Sumber Photo : Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom Kemendikbud)

Acara ini dibuka dengan keynote speech Syaiful Huda, Komisi X DPR RI, yang menyampaikan peran penting portal pendidikan dari Kemendikbud, Rumah Belajar dalam andilnya untuk turut menjadi media pendukung pencetak generasi unggul.

“Ada 6 hal yang harus diperhatikan dalam menuntut ilmu, yaitu cerdas, menulis, sabar karena jika tidak sabar maka cara belajar tidak benar, biaya, guru, dan kesadaran bahwa ilmu itu bersifat dinamis”, ujar Syaiful saat memperkuat pendapatnya terkait pentingnya teknologi dalam pembelajaran.

Seminar nasional ini menjadi salah satu sarana pengembangan kompetensi SDM pendidikan, melalui proses brainstorming, pertukaran informasi, pengetahuan, sikap, hingga keterampilan TIK yang bermanfaat untuk diimplementasikan dalam proses pembelajaran. Oleh karenanya acara ini mengundang pakar pendidikan dan teknologi pembelajaran, seperti Gerry Firmansyah, Dewan Eksekutif Dewan TIK Nasional dan Gogot Suharwoto, Kepala Pustekkom Kemendikbud, dan para pejabat fungsional pengembang teknologi pembelajaran.

Baca Juga:  Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Selain itu, untuk memperkuat pandangan terkait praktik baik penerapan inovasi teknologi dalam proses pembelajaran maupun edukasi masyarakat, Pustekkom Kemendikbud turut mengundang narasumber dari Microsoft Indonesia, Facebook Indonesia, Sekolah TechnoNatura, dan guru dari SMPN 6 Kendari sebagai sekolah contoh.

Pada akhirnya, walaupun tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi di era digital akan terus diterapkan, namun Kemendikbud tetap berpegang teguh pada keyakinan bahwa kehadiran teknologi sejatinya tidak untuk menggantikan peran guru dalam mendidik siswa, namun untuk meningkatkan kinerja serta kapabilitas guru. Karena guru menjadi motor utama dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul, tapi juga berkarakter.

 

Sumber: Realese Kemendikbud RI – Pustekkom Kemendikbud

Berita Terkait

OREO Berbagi Seru: Wujudkan Pembelajaran Menyenangkan, Cetak Siswa Ogan Ilir Cerdas dan Berkarakter
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:10 WIB

OREO Berbagi Seru: Wujudkan Pembelajaran Menyenangkan, Cetak Siswa Ogan Ilir Cerdas dan Berkarakter

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21 WIB

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Berita Terbaru