MBG Ditolak Tiga Desa, Ketua Satga MBG Ogan Ilir: Dapur Nakal Ditutup hingga Konsekuensi Lainnya

- Jurnalis

Jumat, 19 September 2025 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Satgas MBG sekaligus Sekda Ogan Ilir. [Foto: Rosita Dewi-WI]

Kepala Satgas MBG sekaligus Sekda Ogan Ilir. [Foto: Rosita Dewi-WI]

WIDEAZONE.com, OGAN ILIR | Soal program makan bergizi gratis [MBG] ditolak tiga desa di Kecamatan Tanjung Raja, Ketua Satuan Tugas [Satgas] MBG Ogan Ilir H Mukhsin Abdullah menyatakan dapur nakal akan diberi sanksi tegas, dapurnya ditutup. Bahkan ada konsekuensi lainnya.

“Dapur tidak sesuai ketentuan dan peraturan, ditambah lagi sengaja nakal itu pasti ada sanksi berdasarkan apa ayang dilanggarnya, bila tidak sesuai dapurnya ditutup,” ungkapnya dalam keterangan pers saat mengikuti gelaran Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid An-Nur Tanjung Senai Ogan Ilir, Kamis 18 September 2025.

Sekda Ogan Ilir ini menegaskan tak hanya penutupan, juga ada sanksi-sanksi lain bagi dalur nakal sesuai dengan tingkat kesalahan, disengaja ataupun keluapaan.

Baca Juga:  TO Curat Pembobol Rumah Kosong di Palembang Dibekuk Jatanras Polda Sumsel

Menyikapi penolakan program MBG diduga basi, tak layak konsumsi, hingga komplain tidak digubris, Ketua Satgas MBG Ogan Ilir msnyampaikan akan menggelar rapat bersama. “Kita lihat kemvali lebih dalam seperti apa informasi yang sebenarnya, jangan sampai salah mengambil tindakan. Dengan adanya permasalahan ini tentunya kami akan segera mungkin menggelar rapat,” ujarnya

Saat ini, di Kabupaten Ogan masih dalam penataan dan monitoring dapur MBG karena Satgas MBG di kabupaten Ogan Ilir baru terbentuk. “Satgas di Kabupaten Ogan Ilir baru saja terbentuk. Kami akan memantau atau memonitor seluruh dapur-dapur yang sudah ada, hingga penertiban, kalau tidak sesuai dengan peraturan pastinya akan berdampak. Misalkan jauh jarak melebihi 30 menit itu tidak dioerbolehkan,” tegasnya.

Baca Juga:  Petani OKU Timur Diperkuat! 223 Pompa, 32 Traktor Roda Empat hingga 20 Combine Harvester Hadapi Terjangan El Nino

“Atau, mutu makan mungkin tidak sesuai dengan standar yang dibutuhkan itu juga tidak boleh. [SPPG/Satuan Pelayananan Pemenuhan Gizi] yang sudah dilantik harus kita diikuti,” jelas Mukhsin.

Sebelumnya, Masyarakat di tiga desa [Skonjing, Kerinjing, Tanjung Harapan], Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan menolak untuk menyantap makan bergizi gratis [MBG].

Penolakan itu, tentunya bukan tanpa alasan, mereka mengeluhkan makanan yang disajikan diduga basi, bahkan pengakuan itu dilontarkan langsung Bidan Desa, Ketua PKK Desa, hingga anak-anak di Tanjung Raja.

Laporan Rosita Dewi | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Misteri Maut di Neeta Karaoke Kisaran! Wanita Ditemukan Terkapar, Nyawa Tak Tertolong
40 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Digempur, Ratu Dewa Gaspol Benahi 3-4 Ulu
17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation
Ketua ADO Sumsel Akui Bagi Masker Sebelum Bentrok Mahasiswa, Klaim Atas Permintaan Dirintelkam
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
Menko Polkam Warning Perusahaan Nakal “Karhutla”: Tindak Tegas, Aparat Jangan Lunak!
Andreas Sentil Kapolda Baru: Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Mahasiswa dan Wartawan, Jangan Tebang Pilih!
KAHMI Sumsel Kecam Kekerasan di Mapolda Sumsel, Desak Pelaku Pengeroyokan Aktivis dan Wartawan Ditangkap

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Misteri Maut di Neeta Karaoke Kisaran! Wanita Ditemukan Terkapar, Nyawa Tak Tertolong

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:14 WIB

40 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Digempur, Ratu Dewa Gaspol Benahi 3-4 Ulu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Ketua ADO Sumsel Akui Bagi Masker Sebelum Bentrok Mahasiswa, Klaim Atas Permintaan Dirintelkam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Menko Polkam Warning Perusahaan Nakal “Karhutla”: Tindak Tegas, Aparat Jangan Lunak!

Berita Terbaru