‘May Day International’ Alfi Rustam: Ada Hak Belum Terpenuhi?

- Jurnalis

Kamis, 2 Mei 2024 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alfi Rustam sebagai Tokoh Muda Sumatera Selatan

Alfi Rustam sebagai Tokoh Muda Sumatera Selatan

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | ‘May Day International’ momen Hari Buruh se-Dunia pada 1 Mei diwarnai gelaran aksi demonstrasi di seluruh negara termasuk Indonesia. Alfi Rustam sebagai Tokoh Muda Sumatera Selatan menyebut ada hak yang belum terpenuhi, sehingga berujung ribuan buruh turun unjuk rasa menyuarakan aspirasi.

“Masih banyaknya buruh yang menggelar aksi menandakan masih adanya hal-hal yang belum selesai, seperti contoh yang dikatakan Said Iqbal pada demonstrasi kemarin, tolak upah murah,” ungkapnya dalam keterangan persnya, Kamis 2 Mei 2024.

Menurut Alfi, pada jaman sekarang ini, hal-hal di antaranya upah murah, fasilitas kerja yang tidak mumpuni, serta hak-hak kerja yang tidak terpenuhi sudah seharusnya bisa dihilangkan dari bumi Indonesia.

Baca Juga:  Tunjangan Pegawai Tirta Musi "Tersandera" Ratu Dewa Buka Suara

Selain itu, Alfi Rustam menjelaskan buruh adalah sosok tulang punggung bagi Negara Indonesia. Dengan jumlah buruh yang hampir menyentuh angka 20 juta, buruh di Indonesia memiliki dampak besar bagi perkembangan ekonomi negara.

Dia menilai Buruh di Indonesia sudah menjadi tulang punggung negara. Alfi Rustam mengutip databoks terdapat 20 juta buruh, berarti kurang lebih puluhan juta kekuarga terpenuhi kebutuhannya, dengan efek dominonya di mana buruh tersebut yang mengerakan ekonoki Indonesia secara signifikan.

Baca Juga:  Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Dirinya berharap buruh ke depannya bisa mendapatkan fasilitas kerja yang mumpuni serta konotasi buruh tidak lagi dipandang masyarakat kelas bawah.

“Oleh karena buruh adalah tulang punggung negara, fasilitas kerja buruh haruslah mumpuni, hak-haknya juga harus terpenuhi sampai mereka bisa hidup dengan sejahtera dan merdeka,” tegasnya.

“Sehingga konotasi buruh di Indonesia tidak lagi dipandang sebagai masyarakat kelas bawah,” ujarnya. [AbV]

Berita Terkait

Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara
Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎
BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10 WIB

BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21 WIB

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Berita Terbaru