WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Nyaris kisruh menjelang Konferensi Provinsi [Konferprov] PWI Sumatera Selatan [Sumsel] 2024 yang ditenggarai persoalan mandat ganda dari peserta pemilih. Persoalan tersebut didapati kala dua orang pembawa mandat Novas dan Erni sama-sama menunjukkan bukti foto mandat pemilih Hendri.
Ketua Pelaksana Konferprov PWI Sumsel melalui Sekretarisnya M Rofei Husein mengatakan sebenarnya mengapa mandat ganda ini terjadi? Sebetulnya muaranya pada peserta pemilih yang memiliki hak suaranya. “Tatkala si pemilih memberikan mandat yang dipercaya ternyata disinyalir diberikan kedua calon itu. Hingga hal ini menjadi kekisruhan antar pendukung calon,” ungkapnya saat dihubungi melalui sambungan elektronik pada Selasa 30 Januari 2024.
Harusnya, ujar Rofei meski antar pendukung calon panas diharapkan untuk tetap berfikir secara jernih, jangan sampai terjadi keributan.
“Sebab, semua pihak menyatakan kebenarannya, Novas menunjukkan mandat begitu juga Erni. Sepatutnya keduanya menanyakan secara langsung secara detail dengan pemberi mandat, apakah dia memberikan mandat hanya untuk satu calon atau malahan keduanya,” jelasnya.
Dia mengimbau bagi kedua pihak untuk duduk bersama, mencari titik terang, dan bagi ketujuh calon Ketua PWI Sumsel, agar mengedepankan pola pikir yang bijak.
“Diharapkan Konferprov PWI Sumsel yang akan digelar pada Kamis 1 Februari 2024 berjalan damai, aman, kondusif dan menghasilkan pemimpin sesuai dengan harapan bagi seluruh anggota PWI yang tersebar di 17 Kabupaten/Kota,” tuturnya.
Diketahui, persoalan mandat ganda terjadi saat akan dilakukan verifikasi, dimana mandat yang dibawa Novas disebutkan dibubuhi tandatangan di atas materai Rp10 ribu dan diamanahkan kepada Fitria Agustian alias Jeane namun tanpa disertai lampiran kartu asli PWI yang masih berlaku.
Sementara, Erni juga menunjukkan foto mandat yang ditandatangani Hendri, menyatakan bahwa mandat itu dilengkapi kartu PWI asli yang masih berlaku. [AbV]



![PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu [UID S2JB] menggelar Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Auditorium PLN Icon Plus, Palembang, pada 28 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260928-WA0035-225x129.jpg)
![Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar saat Kabut Asap Pekat. [Foto Desi OY-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Pangkalan-Balai-Jadi-Distributor-Asap-Sampah-Dibakar-saat-Kabut-Asap-Pekat-225x129.jpg)

![Ilustrasi Sekolah Rakyat [SR].](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Ilustrasi-Sekolah-Rakyat-ok-225x129.webp)
![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-225x129.jpg)
![PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu [UID S2JB] merespons perkembangan itu dengan meresmikan 'SPKLU Center' pertama di Sumatera Selatan yang berlokasi di PLN ULP Rivai, Demang Lebar Daun, Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-26-at-11.15.17-225x129.jpg)
![PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu [UID S2JB] menggelar Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Auditorium PLN Icon Plus, Palembang, pada 28 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260928-WA0035-129x85.jpg)
![Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar saat Kabut Asap Pekat. [Foto Desi OY-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Pangkalan-Balai-Jadi-Distributor-Asap-Sampah-Dibakar-saat-Kabut-Asap-Pekat-129x85.jpg)

![Ilustrasi Sekolah Rakyat [SR].](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Ilustrasi-Sekolah-Rakyat-ok-129x85.webp)
![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
