Mandat Ganda Jelang Konferprov PWI Sumsel Nyaris Kisruh

- Jurnalis

Selasa, 30 Januari 2024 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar surat suara Pemilihan Ketua PWI Sumsel 2024.

Gambar surat suara Pemilihan Ketua PWI Sumsel 2024.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Nyaris kisruh menjelang Konferensi Provinsi [Konferprov] PWI Sumatera Selatan [Sumsel] 2024 yang ditenggarai persoalan mandat ganda dari peserta pemilih. Persoalan tersebut didapati kala dua orang pembawa mandat Novas dan Erni sama-sama menunjukkan bukti foto mandat pemilih Hendri.

Ketua Pelaksana Konferprov PWI Sumsel melalui Sekretarisnya M Rofei Husein mengatakan sebenarnya mengapa mandat ganda ini terjadi? Sebetulnya muaranya pada peserta pemilih yang memiliki hak suaranya. “Tatkala si pemilih memberikan mandat yang dipercaya ternyata disinyalir diberikan kedua calon itu. Hingga hal ini menjadi kekisruhan antar pendukung calon,” ungkapnya saat dihubungi melalui sambungan elektronik pada Selasa 30 Januari 2024.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Harusnya, ujar Rofei meski antar pendukung calon panas diharapkan untuk tetap berfikir secara jernih, jangan sampai terjadi keributan.

“Sebab, semua pihak menyatakan kebenarannya, Novas menunjukkan mandat begitu juga Erni. Sepatutnya keduanya menanyakan secara langsung secara detail dengan pemberi mandat, apakah dia memberikan mandat hanya untuk satu calon atau malahan keduanya,” jelasnya.

Dia mengimbau bagi kedua pihak untuk duduk bersama, mencari titik terang, dan bagi ketujuh calon Ketua PWI Sumsel, agar mengedepankan pola pikir yang bijak.

“Diharapkan Konferprov PWI Sumsel yang akan digelar pada Kamis 1 Februari 2024 berjalan damai, aman, kondusif dan menghasilkan pemimpin sesuai dengan harapan bagi seluruh anggota PWI yang tersebar di 17 Kabupaten/Kota,” tuturnya.

Baca Juga:  Sidang Kasus Vape Etomidate Mahasiswa Asal Jambi: Saksi Ungkap Peran Polisi Lacak Terdakwa

Diketahui, persoalan mandat ganda terjadi saat akan dilakukan verifikasi, dimana mandat yang dibawa Novas disebutkan dibubuhi tandatangan di atas materai Rp10 ribu dan diamanahkan kepada Fitria Agustian alias Jeane namun tanpa disertai lampiran kartu asli PWI yang masih berlaku.

Sementara, Erni juga menunjukkan foto mandat yang ditandatangani Hendri, menyatakan bahwa mandat itu dilengkapi  kartu PWI asli yang masih berlaku. [AbV]

Berita Terkait

Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara
Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎
BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata
Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan
Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Tim Wasev TMMD Tiba di Palembang, Evaluasi Progres Program Kodim 0418
Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10 WIB

BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Berita Terbaru