Menurut dia, ada tiga indikator kemabruran. Pertama, kepekaan sosial. Sepulang haji, jemaah mestinya lebih memiliki kepekaan sosial atau solidaritas sosial. Itu antara lain ditandai dengan kemauan untuk berbagi, misalnya makanan (ith’am at-tha’am).
Kedua, menebarkan kedamaian. Jemaah haji harus menjaga perilakunya agar tidak menjadi sumber masalah di lingkungannya. Salah satuny dengan sikap suka menebar salam atau kedamaian.
Ketiga, kesebaran. Jemaah sudah menjalani proses ujian selama di Tanah Suci. Ini harus dilanjutkan di tanah air. Kesabaran ini harus terus dijaga.
Nizar melanjutkan, bahwa saat ini masih terdapat 11 jemaah yang dirawat di Arab Saudi. Rinciannya, 10 jemaah reguler, dan 1 jemaah haji khusus.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya







![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-225x129.jpg)





![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-129x85.jpg)



![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

