WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Rencana Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menaikkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sebesar Rp105 juta per jemaah masih rasional. Demikian disampaikan Ketua Komnas Haji dan Umrah, Mustolih Siradj.
“Perlu dicatat, penyelenggaraan haji pada tahun 2024 mendatang dipicu oleh acuan kurs,” kata Mustolih dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/11/2023). Selain itu, kenaikan biaya haji didorong kenaikan harga avtur dan biaya konsumsi.
Juga akomodasi dan fluktuasi biaya layanan di Saudi. Khususnya paket masyair/armuzna (arafah, mina dan muzdalifah) dan penerapan pajak di Arab Saudi.
“Belum lagi jika situasi eskalasi konflik di Timur Tengah masih terus memanas. Ditambah dengan tidak menentu seperti sekarang juga akan memiliki andil mengerek komponen biaya haji,” ujarnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya








![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-225x129.jpg)








![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

