Tidak hanya konten hoaks yang ditutup, Kemenkominfo juga telah menutup 11 streaming TV dan 86 URL yang dianggap radikal. Karena menurutnya, Pemilu merupakan puncak pesta demokrasi negara dan menjadi momen penting bagi Indonesia untuk menentukan arah bangsa.
Maka dari itu, ia meminta semua pihak untuk tetap menjaga ruang digital dengan tidak membuat atau menyebarkan hoaks. Apalagi, mengingat jadwal kampanye yang relatif lebih singkat, maka potensi penggunaan ruang digital tentu akan masif.
“Pemilihan Umum kita di tahun 2024 nanti jangan sampai diisi dengan hoaks, disinformasi, dan malinformasi,” kata Johnny kembali. “Mari kita jaga dengan baik agar tetap kedepankan kultur dan etika yang baik, menghormati para pemimpin kita,” ujarnya. (JFA)
Halaman : 1 2



















