Koferwil VIII IPPNU, Ramlan: Semua Kader Harus Dibekali

- Jurnalis

Sabtu, 5 Desember 2020 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPW PKB Ramlan Holdan

Ketua DPW PKB Ramlan Holdan

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Konferensi wilayah ke Vlll Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (Koferwil IPPNU) dengan tema ‘Menjadi Generasi Milenial Menjaga Kebhinekaan Mencintai NKRI dan Menerapkan Pancasila di Masa Pandemi” diselenggarakan di Hotel Best Skip, Sabtu (5/12/20).

“Ini merupakan kegiatan pelajar putri NU. NU akan selalu bantu pelaksanaan kegiatannya dan memberikan dukungan sepenuhnya yang terbaik,” ungkap Ketua PWNU Sumsel Amiruddin Nahrawi.

Apalagi Wakil Presiden Republik Indonesia dari kalangan NU.”Tentu masyarakat mendukung penuh demi kebaikan generasi muda Indonesia ke depannya,” ujarnya.

Sementara, Ketua DPW PKB Ramlan Holdan mengatakan, pada dasarnya semua kader kader dibekali dengan nilai yang berpedoman dengan Ahlu Sunnah Wal Jama’ah, dan menanamkan kembali nilai khitoh atau pedoman NU, yang akan menjadi landasan ajaran islam.

Baca Juga:  Palembang Gandeng University of Colorado Perkuat Implementasi Pendidikan Inklusif

“Nilai nilai ajaran islam itu sendiri menjadi landasan, mulai Aqidah Syariah, itu bekal mereka para generasi penerus. Kalau mereka sudah dibekali, insya Allah dalam konteks kebangsaan mereka akan menjaga NKRI dan mereka akan tetap menjaga nilai bangsa kita, pancasila, undang undang dasar. Karena syaratnya itu,” jelasnya saat menjadi salah satu narasumber dalam Koferwil IPPNU.

Syarat mutlak adalah tertib agama, tertib dunia, tertib pancasila maka negara kita akan damai. “Yang pasti terlaksana dengan aturan yang bisa ditegakkan,” lanjut Ramlan.

Maka dari itu kader kadernya dibekali dengan nilai-nilai konteks kebangsaan. Kita negara islam tidak mau seperti negara lainnya, mereka tidak tertib dunia, tertib agama mereka sulit dalam kehidupan sehari harinya, apalagi menjalankan ibadah. “Alhamdulillah, kita bisa aman sebab kuncinya menjalankan agama yaitu kedamaian. Damai bisa terlaksana kalau ada aturan,” tuturnya.

Baca Juga:  Hari Kartini 2026 di SMPN 18 Palembang: Emansipasi Bukan Slogan

Kita berharap, semoga seluruh pelajar dapat membekali diri dengan ilmu agama dan itu didapat melalui pendidikan. Soal akhlak budi pekerti harus dikembalikan lagi. Apalagi di sekolah umum pelajaran agamanya minim. Beda dengan pondok pesantren, madrasah.

“Guru agama pun harus ditatar kembali, agar memberikan pelajaran budi pekerti,“ tegasnya.

Laporan Akip – Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Bunda Literasi Palembang Dorong Budaya Baca Anak Lewat Lomba Bertutur SD 2026
Wagub Sumsel Cik Ujang Apresiasi Kepedulian PT TSM Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus
PGRI Apresiasi Gerak Cepat Polisi Ringkus Predator Anak di Gandus
Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara
10 Catar Akpol Mundur, Polda Sumsel Perketat Tahapan Ujian
Adam Alfharizi, Raja Catwalk SDN 20 Palembang Menuju Jakarta
Zulinto Mengutuk Keras Aksi Biadab Pelaku Rudapaksa Anak SD di Gandus, Desak Polisi Segera Tangkap!
Wagub Sumsel Cik Ujang Dorong Transformasi Pembelajaran dan Penguatan Karakter pada Hardiknas 2026

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:39 WIB

Bunda Literasi Palembang Dorong Budaya Baca Anak Lewat Lomba Bertutur SD 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:47 WIB

Wagub Sumsel Cik Ujang Apresiasi Kepedulian PT TSM Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:50 WIB

PGRI Apresiasi Gerak Cepat Polisi Ringkus Predator Anak di Gandus

Senin, 11 Mei 2026 - 20:31 WIB

Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara

Senin, 11 Mei 2026 - 14:17 WIB

10 Catar Akpol Mundur, Polda Sumsel Perketat Tahapan Ujian

Berita Terbaru