Jadi, menurut Wildan setiap pengemudi harus mengukur seberapa mampu di membawa bus. Jangan sampai kemudian di tengah jalan pengemudi lelah yang akhirnya menyebabkan kecelakaan.
“Kalau masalah kelayakan kendaraan saya yakin semua sudah mempersiapkan. Yang saya khawatirkan justru pengemudinya,” katanya kembali.
- Masalah Medan Jalan
Masalah kedua yang harus diwaspadai adalah pengemudi tidak paham jalan atau medan lintasan yang dilalui. Sehingga, akhirnya busnya blong ketika medan jalannya menurun atau tikungan tajam karena pengemudi belum menguasai jalan tersebut.
“Jadi kalau bus wisata itu rutenya kemana saja, berbeda dengan AKAP. Sementara kita semua tau yang namanya destinasi wisata umunya jalannya ekstrem,” ujar Wildan.
“Maka pengemudi pada saat menuju ke lokasi wisata ia harus paham dulu medan jalannya,” katanya, menambahkan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



















