WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengantisipasi puncak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang diprediksi terjadi bulan September ini. Direktur Pengendalian dan Kebakaran Hutan KLHK, Thomas Nifinluri mengatakan, upaya antisipasi yang dilakukan adalah dengan monitoring dan deteksi dini titik api yang terpantau.
“Itu kita lakukan dengan early warning system kita,” kata Thomas.
Ia menjelaskan, sistem pencegahan dini yang dimiliki KLHK bernama SiPongi berbasiskan data satelit NOAA dan Tera serta dibantu cahaya matahari. “Kita bisa melihat bagaimana sebaran dan distribusi dari hotspot yang ada di seluruh wilayah Indonesia. Terutama di provinsi-provinsi yang rawan karhutla,” ujarnya.
Selain itu, kata Thomas, KLHK juga melakukan verifikasi di lapangan (ground check) terhadap hotspot-hotspit tersebut. Hal itu untuk mengetahui apakah di lokasi tersebut terjadi kebakaran atau tidak.
“Jika terjadi kebakaran meskipun kecil kita langsung padamkan. Jangan dibiarkan membesar,” ucapnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya





![Video anggota DPRD Banyuasin berinisial SY dari Fraksi Gerindra yang terlihat merokok saat Rapat Dengar Pendapat [RDP] berlangsung viral di media sosial.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260826-WA0021-225x129.jpg)

![Kantor Pusat Perumda Tirta Musi Palembang. [Gambar: Abror Vandozer-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260811-WA0009-225x129.jpg)



![Video anggota DPRD Banyuasin berinisial SY dari Fraksi Gerindra yang terlihat merokok saat Rapat Dengar Pendapat [RDP] berlangsung viral di media sosial.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260826-WA0021-129x85.jpg)

![Kantor Pusat Perumda Tirta Musi Palembang. [Gambar: Abror Vandozer-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260811-WA0009-129x85.jpg)


![Presiden RI Prabowo Subianto [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20250227-WA0099-scaled-266x266-1-266x200.jpg)


