Kepala SMK Sumsel: Dana Komite Sasar Kualitas Layanan Pendidikan

- Jurnalis

Selasa, 3 Desember 2024 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SMK Negeri Sumsel Drs Zulkarnain MT saat memberikan keterangan pers di ruang kerjanya pada Selasa 3 Desember 2024.

Kepala SMK Negeri Sumsel Drs Zulkarnain MT saat memberikan keterangan pers di ruang kerjanya pada Selasa 3 Desember 2024.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kepala SMK Negeri Sumsel Drs Zulkarnain MT menjelaskan bahwa dana sumbangan komite dikelola pengurus Komite secara transparan dengan didasari hasil rapat bersama wali murid.

Bahkan, ungkap Zulkarnain, penggunaan dana tersebut diarahkan untuk menyasar delapan standar layanan pendidikan, termasuk standar kelulusan, sarana prasarana, dan kerja sama dengan industri.

“Sekolah ini berdiri 46 tahun lalu, dan banyak fasilitas yang sudah usang. Sumbangan komite membantu kami memperbarui peralatan praktik agar siswa bisa belajar sesuai dengan kebutuhan industri modern,” ujarnya dalam keterangan persnya pada Selasa 3 Desember 2024.

Selain itu, SMK Negeri Sumsel memiliki lebih dari 70 tenaga honorer yang membutuhkan dukungan dana untuk transportasi dan operasional. “Tanpa bantuan komite, sulit bagi sekolah untuk memberikan layanan pendidikan yang berkualitas,” sebutnya.

Menurut Zulkarnain, SMK Sumsel juga menawarkan program kelas industri yang bekerja sama dengan berbagai perusahaan besar seperti Toyota, Yamaha, dan Hotel Arista. Program ini memberikan pengalaman belajar langsung di industri sehingga siswa siap bersaing di dunia kerja.

Baca Juga:  SMP Negeri 41 Palembang Terapkan 'Double Shift' Ruang Kelas Terbatas

“Kami ingin siswa tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga kompeten secara global. Dengan sumbangan komite, kami dapat menjalin kemitraan strategis ini demi masa depan siswa,” urainya.

“Sumbangan Komite wujud Gotong Royong, penggalangan dana oleh Komite SMK Sumsel merupakan upaya bersama untuk menciptakan pendidikan yang lebih baik,” tambah dia.

Dengan adanya transparansi dan fokus pada manfaat bagi siswa, diharapkan para wali murid mendukung program ini sebagai bentuk gotong royong.

“Kami ingin menjadikan SMK Sumsel sebagai sekolah terdepan yang mencetak lulusan unggul dan siap kerja. Untuk itu, kami memerlukan partisipasi aktif dari semua pihak, termasuk orang tua siswa,” tukas Zulkarnain.

Dikatakan dia, nelalui sinergi antara komite, sekolah, dan orang tua, SMK Sumsel optimis dapat terus memberikan layanan pendidikan yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Sementara, Ketua Komite SMK Sumsel, Sugian, mengatakan, bahwa pihaknya telah mengadakan rapat bersama para wali murid pada 8 September 2024 lalu.

Baca Juga:  Adam Alfharizi, Raja Catwalk SDN 20 Palembang Menuju Jakarta

“Rapat tersebut bertujuan untuk menyampaikan program-program sekolah dan menjelaskan penggunaan sumbangan komite. Namun, ia menyadari bahwa sebagian wali murid mungkin tidak hadir, sehingga kurang memahami tujuan penggalangan dana ini,” ujarnya.

Kalau ada wali murid yang keberatan, tuturnya, dengan sumbangan, kami terbuka untuk berdiskusi dan mencari solusi. Kami pastikan anak-anak tetap mendapatkan hak mereka tanpa dipersulit.

Ia menegaskan bahwa sumbangan ini digunakan untuk mendukung kegiatan siswa, seperti pengadaan peralatan praktik, transportasi guru honorer, dan perawatan fasilitas sekolah, bukan untuk guru atau pengurus Komite.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan [Permendikbud] 75/2016, Komite Sekolah memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan melalui penggalangan dana dengan asas gotong royong.

Penggalangan dana yang dilakukan Komite SMK Sumsel berbentuk sumbangan atau bantuan pendidikan, bukan pungutan, sebagaimana diatur dalam pasal 10 ayat (1) dan (2) Permendikbud tersebut.

Laporan Hasan Basri | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Pengumuman Kelulusan SMP Lewat Virtual, ini Imbauan Disdik Palembang
Kompetisi DANCOW Indonesia Cerdas Perdana Hadir di Palembang, SD Patra Mandiri 2 Maju Babak Final
Gubernur Herman Deru Sebut Ponpes Raudhatul Ulum Bukti Pendidikan Berkualitas Tak Harus Sekolah Negeri

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:26 WIB

Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:08 WIB

Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:37 WIB

Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Berita Terbaru

Akademisi Fakultas Hukum Universitas PGRI Palembang, Dr Dadang Apriyanto SH MH

Headlines

Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan

Jumat, 5 Jun 2026 - 21:18 WIB