“Dialog-dialog dalam kegiatan ini akan menjadi acuan kita dalam program-program kolaborasi ke depannya,” ujar Dewi.
Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatra Selatan, Aufa Syahrizal, mengapresiasi program dari Kemenparekraf yang aktif melibatkan komunitas dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumatra Selatan. Komunitas, dikatakan Aufa, telah menjadi bagian penting dan selalu dilibatkan dalam program-program pengembangan parekraf di Sumatra Selatan.
“Kami memiliki program famtrip dan turun ke desa wisata, dan mereka (komunitas) selalu mendukung program kami. Sekaligus mereka juga bisa melihat langsung bagaimana potensi dari pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumsel,” kata Aufa.
Ia berharap kegiatan “NETAS” kali ini mendatangkan manfaat yang maksimal bagi seluruh komunitas yang hadir karena mereka berkesempatan untuk berdialog, berdiskusi, sekaligus berjejaring dengan komunitas lainnya. (JFA)




![Festival Perahu Bidar Tradisional [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0010-225x129.jpg)





![Festival Perahu Bidar Tradisional [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0010-129x85.jpg)







![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)
