Kemenkominfo Dukung Gerakan Vaksin Merdeka

- Jurnalis

Selasa, 17 Agustus 2021 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenkominfo Dukung Gerakan Vaksin Merdeka

Kemenkominfo Dukung Gerakan Vaksin Merdeka

WIDEAZONE.com, BEKASI | Pemerintah terus mendorong akselerasi program vaksinasi masyarakat dalam peningkatan disiplin untuk mematuhi protokol kesehatan, dan pengambilan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Pemerintah juga menargetkan satu juta dosis vaksin perhari pada Juli dan dua juta dosis perhari di Agustus, pernyataan itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas penanganan pandemi COVID-19 (evaluasi PPKM darurat) di Istana Merdeka, Jumat (16/8).

Kepala Negara yakin target pemberian lima juta dosis vaksin COVID-19 dalam sehari kepada masyarakat bisa terwujud. Upaya untuk mencapai target tersebut tentu harus melibatkan berbagai pihak, institusi maupun organisasi masyarakat.

Terkait hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mendukung Gerakan Vaksin Merdeka yang diprakarsai oleh Perkumpulan Pertiwi Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan RW 36 Kemang Pratama dengan menyelenggarakan vaksin massal untuk wilayah Bekasi.

Gerakan Vaksin Merdeka diselenggarakan sekaligus dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini akan berlangsung di aula Ibrahim Kemang Pratama Bekasi, Selasa (17/8/ 2021), sebanyak 1.340 dosis vaksin ditargetkan untuk usia 12 tahun ke atas.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Gerakan vaksin massal ini sebelumnya juga telah dilakukan oleh Perhimpunan Pertiwi, komunitas beranggotakan lebih dari 17 ribu perempuan yang bergerak di bidang sosial ini di beberapa daerah, seperti di Hang Jebat Jakarta Selatan, Sekolah High Scope Jakarta Selatan, dan Bekasi.

Ketua Pertiwi Bekasi Tismulyati meyakinkan bahwa proses vaksin massal akan berjalan lancar dan aman dengan didukung tim dokter dan vaksinator yang cukup. “Untuk memenuhi protokol kesehatan, salah satunya dengan mengatur antrean 200 orang per jam dan mengambil lokasi aula yang cukup luas,” kata Timulyati.

Sementara, Direktur IKPM, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo, SeptrianaTangkary mengatakan, kegiatan Gerakan Vaksin Merdeka tersebut juga adalah salah satu strategi pemerintah untuk penanganan pandemi COVID namun perlu didampingi oleh kedisiplinan masyarakat dan harus dilaksanakan secara bersama.

Baca Juga:  Kabut Asap Karhutla "Meradang" di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola

“Jangan lupa pakai masker! selama belum tercapai kekebalan komunitas, maka pencegahan paling efektif adalah kepatuhan protokol kesehatan oleh seluruh lapisan masyarakat. Ingat, wabah COVID-19 ini belum berakhir, tetap disiplin prokes 3M demi kesehatan bersama,” tuturnya.

Dirjen IKP Kemenkominfo, Usman Kansong menyampaikan menjalankan peran sebagai Government Public Relations (GPR), Kemenkominfo akan terus mendorong dan mensosialisasikan program percepatan vaksinasi ini dan terus menerus mendorong kepatuhan protokol kesehatan masyarakat.

“Jangan ragu atau takut untuk menjalani vaksinasi COVID-19. Vaksinasi ini mempunyai peranan strategis untuk memulihkan kesehatan masyarakat. Seperti disampaikan Kepala Negara, bahwa vaksinasi adalah langkah krusial untuk menentukan kesuksesan pemerintah keluar dari pandemi ini, sehingga percepatan vaksinasi perlu dilakukan demi mencapai kekebalan komunal,” jelas Usman saat diwawancarai terpisah. (Abror Vandozer/rel)

Berita Terkait

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎
Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI
Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
Kabut Asap Karhutla “Meradang” di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Senin, 14 September 2026 - 18:04 WIB

ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Senin, 7 September 2026 - 15:55 WIB

PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Ketua Komunitas dan Praktisi Pendidikan

Opini

Membaca Hasil PISA 2025: Jangan Terjebak Angka! ‎

Rabu, 23 Sep 2026 - 15:47 WIB

Kapolres OKU Timur AKBP Dr Lalu Hedwin Hanggara SIK SH MH MSi mematangkan persiapan Operasi Sikat I Musi 2026 dengan gelaran Latihan Pra Operasi [Latpra] di Aula Setya 38 Mapolres OKU Timur, Rabu 23 September 2026.

Headlines

Polres OKU Timur Matangkan Operasi Sikat I Musi 2026

Rabu, 23 Sep 2026 - 15:18 WIB

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB