Hal yang sama juga terjadi pada progres cakupan obat ARV pada ibu dan anak. Bahkan di Indonesia, hanya 15 persen Ibu hamil yang hidup dengan HIV/AIDS menerima obat ARV.
“15 persen Ibu hamil yang hidup dengan HIV menerima ARV, berarti mereka tidak dapat akses buat pencegahan HIV ke anaknya. Dan dari anak yang hidup dengan HIV hanya 1 dari 4 anak menerima ARV,” pungkas dia. (JFA)



















