“Melakukan sosialisasi dan edukasi terkait kesehatan reproduksi. Karena awalnya (virus HIV) masuk dari situ, dari kesehatan reproduksi,” ucap Maxi.
Di sisi lain, upaya mengakhiri HIV/AIDS pada anak-anak di dunia tidak menunjukkan kemajuan yang signifikan. Hal itu dibuktikan dari data United Nations Programme on HIV and AIDS (UNAIDS) dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
“Peningkatan yang terjadi sangat kecil dalam 5 tahun terakhir, situasi yang sama juga terjadi di Indonesia. Pada tahun 2021 anak-anak menyumbang 12 persen dari 27 ribu new infection (kasus baru),” ujar UNAIDS Country Representative, Ibu Krittayawan Boonto dalam acara peringatan Hari AIDS Sedunia yang digelar di Jakarta, Kamis (1/12/2022).
Selain itu, 9 persen dari 26.000 kematian akibat AIDS terjadi pada anak-anak. UNAIDS melaporkan, sejak 2016, kasus infeksi baru yang terjadi pada ibu dan anak hanya menurun sedikit.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



















