Kemenkes-IAEA Perkuat Fasilitas Layanan Terapi Kanker

Ilustrasi kanker darah. (Foto: Shutterstock/MattLphotography)
Ilustrasi kanker darah. (Foto: Shutterstock/MattLphotography)

WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dengan Dirjen Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) menandatangi Letter of Intent (LoI). Kedua pihak sepakat memperkuat fasilitas layanan kesehatan untuk menanggulangi penyakit kanker di Indonesia.

Keduanya berkolaborasi dalam rencana transformasi kesehatan Indonesia. Terutama memperluas fasilitas radiodiagnostik, radioterapi, dan kedokteran nuklir di seluruh wilayah Indonesia.

banner 468x60

“LoI ini dimaksudkan untuk berkolaborasi untuk meningkatkan akses layanan kanker. Terutama bagi masyarakat Indonesia dan global,” ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan resmi, Senin (22/5/2023).

Sebagai informasi, layanan radioterapi dan kedokteran nuklir merupakan modal penting dalam diagnostik dan terapi kanker. Saat ini layanan radioterapi baru tersedia di 17 provinsi, sedangkan layanan kedokteran nuklir hanya ada 10 provinsi di Indonesia.