KBM Tatap Muka di Hari Pertama Disambut Antusias Pelajar

- Jurnalis

Rabu, 1 September 2021 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kebijakan Pemerintah Pusat dalam pemberlakuan kegiatan belajar dan mengajar (KBM) terbatas untuk semua tingkat Sekolah pada Senin 30 September 2021 kemarin disambut antusias para Pelajar di Kota Palembang.

Berdasarkan pantauan, tampak antusias para siswa mengikuti pembelajaran terbatas (PTM), seperti di sekolah menengah kejuruan negeri (SMKN) 1 Palembang yang baru memulai KBM hari ini, pukul 07:30 hingga 10:00 WIB, Rabu (1/9/2021).

“Ya, PTM di SMKN 1 baru kita mulai hari ini dengan melaksanakannya sesuai aturan. Minimal siswa dalam PTM ini 50 persen dan tetap mengedepankan protokol kesehatan (Prokes),” ungkap Kepala SMKN 1 Palembang, Suparman melalui Waka bidang Manajemen Mutu SMKN 1 Palembang Dr Herlin Triastika MHum.

Baca Juga:  Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal

Dikatakan Dr Herlin, pelaksanaan PTM di hari pertama ini diikuti siswa kelas 10 dan 11, karena kelas 12 sedang magang kerja.

“Jadi kita terapkan setengah dulu dari satu kelas sisanya mengikuti daring, dan besok bergantian siswa yang absennya mulai 17 ke bawah,” ucapnya.

Selama PTM terbatas di hari pertama ini, jelas Herlin, ada beberapa evaluasi yakni di antaranya pengaturan siswa agar tidak berkerumun. “Ini akan jadi pelajaran kami dan akan kita evaluasi.

Sementara itu, Khania Mareta, siswa kelas 10 mengaku senang saat masuk dihari pertama sekolah ini. “Alhamdulilah senang sekali mba rasanya pengen lama-lama disekolah,” ujarnya.

Baca Juga:  Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal "Sweeping" di Palembang

Ia mengatakan saat mengetahui akan sekolah ia pun sangat menyambut dengan antusias untuk bisa ke sekolah hari ini.

“Kemarin dapat info dan senang sekali nama saya masuk dalam absen yang masuk hari pertama. Persiapan saya menyiapi buku, seragam sekolah, sepatu,” jelas dia.

Bahkan ia mengaku tak bisa tidur menjelang untuk tatap muka. “Malah semalam susah tidur karena excited mau sekolah takut kesiangan. Alhamdulilah tadi pergi jam setengah 7 dan diantar ibu ke sekolah,” ungkapnya.

Untuk belajar, ujarnya, tadi hanya dua mapel yakni mapel komputer dan bahasa Inggris. “Senang bisa ketemu teman walaupun hanya dua jam,” tukasnya seraya mengakhiri.

Laporan Hasan Basri

Berita Terkait

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal
Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:22 WIB

Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:32 WIB

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Senin, 29 Juni 2026 - 11:32 WIB

Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal

Berita Terbaru