KBM Tatap Muka Dapat Dilakukan Setelah Lihat Kondisi, Marhendata: Kesehatan Siswa Prioritas Utama

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2020 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang (Kabid) SMA Disdiknas Sumsel, Marhendata Musai

Kepala Bidang (Kabid) SMA Disdiknas Sumsel, Marhendata Musai

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Hingga saat ini pasien COVID-19 di seluruh kabupaten/kota semakin terpuruk melanda.

Terkait hal itu, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan (Disdiknas Sumsel) tetap melakukan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan penentuan perpanjangan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring.

Kepala Bidang (Kabid) SMA Disdiknas Sumsel, Marhendata Musai mengatakan, pihaknya masih melihat kondisi terbaru wabah COVID-19 di setiap kabupaten dan kota.

“Kalau diharuskan perpanjangan, kita usulkan kepada Gubernur agar PJJ diperpanjang. Kita lihat dulu pasiennya bertambah atau berkurang. Jika belum menunjukkan penurunan jumlah pasien COVID, maka PJJ akan diperpanjang hingga Desember,” ungkap Kabid SMA yang baru ini saat dijumpai di ruang kerjanya, Rabu (23/09/2020).

Ia pun mengungkapkan, kesehatan siswa adalah prioritas utama. Bagi kami keselamatan dan kesehatan siswa jadi prioritas.

Baca Juga:  Muscab PKB Sumsel Dijadwalkan 18 April: 90 Persen Siap

“Sebagai contoh, beberapa waktu lalu di Muratara sudah ada SMA yang sekolah tatap muka. Ternyata setelah kita pantau, terjadi penambahan pasien COVID-19, kami langsung menelpon Ketua MKKS Muratara untuk rapat dengan Kepsek agar sekolah tatap muka dihentikan sementara selama 14 hari,” jelasnya.

Menurutnya, PJJ adalah hal yang penting dalam mencegah penyebaran wabah pandemi. “Kita tidak ingin terjadi cluster baru di sekolah. Jadi pilihan terbaik saat ini adalah lebih baik siswa belajar dirumah dengan metode daring,” ucap Marhendata.

Terkait bantuan kuota internet bagi siswa dari pemerintah, lanjut Marhendata, minggu ini sudah masuk. Selain itu, Sekolah juga bisa pakai dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pembelian kuota internet baik bagi guru dan siswa.

Baca Juga:  Dari Lari Pagi ke Gerak Budaya, Senam Kriya Resmi Menggema di Sumsel

“Jadi tidak ada alasan Pembelajaran Jarak Jauh tidak bisa dilaksanakan. Jangan ada alasan PJJ terhambat karena kuota internet,” terangnya.

Sementara itu, Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Parmin menambahkan, berdasarkan pantauan yang dilakukan sampai saat ini belum ada SMA di Sumsel yang melakukan pembelajaran tatap muka.

“Kan sudah ada Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri, yang menyatakan satuan pendidikan yang siap dan ingin melaksanakan pembelajaran tatap muka memiliki opsi untuk melaksanakannya secara bertahap dengan protokol kesehatan yang ketat. Intinya kesehatan anak anak adalah hal yang utama,” tutup Parmin. (*)

Laporan Akip – Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik
Perdana di RI, Herman Deru Resmikan Tata Kelola Sumur Minyak Muba
Bunda Literasi Palembang Dorong Budaya Baca Anak Lewat Lomba Bertutur SD 2026
Dibongkar Dibangun Lagi, Empat Pondok di DAS Udang Jakabaring Digaruk Alat Berat
Kejari Lahat Bantah Tudingan Pemerasan Terhadap Eks Anggota DPRD
Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel
Perang Lawan Banjir Dimulai! Pemkot Palembang Siapkan Reward bagi Perekam Pelanggar
AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:03 WIB

Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:37 WIB

Perdana di RI, Herman Deru Resmikan Tata Kelola Sumur Minyak Muba

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:39 WIB

Bunda Literasi Palembang Dorong Budaya Baca Anak Lewat Lomba Bertutur SD 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:26 WIB

Dibongkar Dibangun Lagi, Empat Pondok di DAS Udang Jakabaring Digaruk Alat Berat

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:50 WIB

Kejari Lahat Bantah Tudingan Pemerasan Terhadap Eks Anggota DPRD

Berita Terbaru