Kadisdik Sumsel: Jika Tak Mampu Ajukan Keberatan

- Jurnalis

Selasa, 13 Juli 2021 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadisdik Sumsel: Jika Tak Mampu Ajukan Keberatan

Kadisdik Sumsel: Jika Tak Mampu Ajukan Keberatan

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Keluhan akan ekonomi di saat masa pandemi COVID-19 melanda di semua sektor tak terlebih sejumlah orangtua siswa tingkat sekolah menengah atas negeri di Sumatera Selatan (SMAN Sumsel) yang merasa keberatan akan dana komite sekolah yang mencapai delapan juta rupiah.

Keluhan ini pun disampaikan beberapa orangtua siswa di Palembang. Salah satu orang tua mengaku, lewat sumbangan komite di salah satu SMA Negeri di Palembang dirinya dipinta uang sumbangan bangunan Rp5,5 juta dan seragam sekolah Rp2,8 juta.

Baca Juga:  SMP Negeri 41 Palembang Terapkan 'Double Shift' Ruang Kelas Terbatas

“Sekarang kan kondisi sedang pandemi, tidak semua orang mampu memenuhi sumbangan dengan besaran seperti itu, kita juga sudah sampaikan keberatan melalui rapat komite tetapi tidak mendapatkan respon,” ungkap walisiswa yang enggan menyebutkan namanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Drs Riza Fahlevi mengingatkan kepada orangtua siswa bahwa sumbangan komite itu bukan suatu kewajiban. “Silakan saja ajukan keberatan kalau tidak mampu, atau bisa pilih sekolah lain,” cetusnya.

Baca Juga:  Gubernur Herman Deru Ingatkan Bahaya Karhutla dan Perubahan Iklim di Festival Kehutanan UIN Raden Fatah

Kan tidak seluruh orang tua siswa itu mampu, ungkap Riza, jadi kalau tidak mampu sampaikan saja keberatan jangan mempengaruhi orang tua lainnya. “Kita Pemerintah ini tentu tidak sanggup menanggung biaya seluruh siswa,” ujarnya.

Ia menambahkan, agar orangtua siswa yang merasa tidak mampu membayar sumbangan komite untuk tidak mempengaruhi orangtua lainnya.

Laporan Hasan Basri

Berita Terkait

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Pengumuman Kelulusan SMP Lewat Virtual, ini Imbauan Disdik Palembang
Kompetisi DANCOW Indonesia Cerdas Perdana Hadir di Palembang, SD Patra Mandiri 2 Maju Babak Final
Gubernur Herman Deru Sebut Ponpes Raudhatul Ulum Bukti Pendidikan Berkualitas Tak Harus Sekolah Negeri
Gubernur Herman Deru Ingatkan Bahaya Karhutla dan Perubahan Iklim di Festival Kehutanan UIN Raden Fatah

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:26 WIB

Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:37 WIB

Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:33 WIB

Pengumuman Kelulusan SMP Lewat Virtual, ini Imbauan Disdik Palembang

Berita Terbaru

Akademisi Fakultas Hukum Universitas PGRI Palembang, Dr Dadang Apriyanto SH MH

Headlines

Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan

Jumat, 5 Jun 2026 - 21:18 WIB