Kadisdik Adrianus Amri Targetkan Palembang Jadi Sekolah Rujukan Google

- Jurnalis

Jumat, 13 Desember 2024 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam kunjungan di Kantor Google, Kadisdik Palembang Adrianus Amri bersama jajaran Diadik Kota Palembang disambut hangat oleh Country Leads Google for Education Indonesia, Olivia Basrin, Jumat 13 Desember 2024.

Dalam kunjungan di Kantor Google, Kadisdik Palembang Adrianus Amri bersama jajaran Diadik Kota Palembang disambut hangat oleh Country Leads Google for Education Indonesia, Olivia Basrin, Jumat 13 Desember 2024.

WIDEAZONE.com, JAKARTA | Kepala Dinas Pendidikan [Kadisdik] Adrianus Amri SSTP MSi menargetkan sekolah negeri di Palembang menjadi kandidat Sekolah Rujukan Google [RJG]. 

“Tentunya ini merupakan program undangan khusus bagi sekolah negeri, ditujukan untuk satuan pendidikan yang tertarik menghadirkan kegiatan pembelajaran inovatif berbasis alat-alat Google for Education,” ungkapnya saat melakukan studi tiru ke Kantor Google di kawasan Pacifik Century Place Tower Level 45, Jakarta Selatan pada Jumat 13 Desember 2024.

Dalam kunjungan itu, Kadisdik Adrianus Amri bersama jajaran Disdik Kota Palembang disambut hangat oleh Country Leads Google for Education Indonesia, Olivia Basrin

Tujuan utama dari kunjungan, guna menjalin kerjasama dalam upaya meningkatkan kualitas Pendidikan berbasis digital di Kota Palembang.

Baca Juga:  Dukung Kesejahteraan Driver Ojol, Ratu Dewa Hadiri Peresmian Kedai ADO dan Siapkan 500 SIM Gratis

“Dengan memanfaatkan teknologi, diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inovatif dalam mempersiapkan siswa untuk menghadapi masa depan yang penuh dengan tantangan,” kata Amri.

Kemudian, jelas Amri, Google for Education Indonesia membantu transformasi digital Pendidikan di Indonesia dan telah melaksanakan kerjasama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah [Kemendikdasmen]. “Google Workspace for Education adalah alat Google yang dirancang untuk membantu sekolah meningkatkan lingkungan pembelajaran mereka, meningkatkan dampak pengajaran, dan mempersiapkan siswa untuk masa depan,” paparnya.

Google Workspace for Education menawarkan berbagai alat untuk komunikasi, kolaborasi, dan pembuatan konten, termasuk bantuan akun belajar.id yang aman untuk siswa dan staf. Kemudian penyimpanan cloud untuk file dan dokumen. Google Docs, Sheets, dan Slides yang untuk membuat dan mengedit dokumen, spreadsheet, dan presentasi.

Baca Juga:  Zulinto Mengutuk Keras Aksi Biadab Pelaku Rudapaksa Anak SD di Gandus, Desak Polisi Segera Tangkap!

Lalu pada Google Classroom untuk mengelola tugas, diskusi, dan pekerjaan siswa. Google Meet, Video konferensi untuk kelas virtual dan rapat. Google Calendar, Kalender untuk menjadwalkan kelas, rapat, dan acara.

Google Workspace for Education menawarkan beberapa edisi untuk memenuhi kebutuhan sekolah yang berbeda, termasuk education Fundamental, education standar, teaching and learning upgrade serta education plus,” sambung Amri.

Ke depan, lanjutnya, pihaknya akan menyeleksi sekolah-sekolah negeri di Kota Palembang yang telah siap untuk diajukan menjadi SRG.

“Kita benahi dulu di sekolah-sekolah baik SDM dan perangkat pendukungnya. Baru kita ajukan kembali,” tukasnya.

Laporan Hasan Basri | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD
Aksi Tawuran Brutal di Lambidaro Palembang, Enam Pemuda Direhabilitasi
Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan
PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan
DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja
Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:17 WIB

Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:09 WIB

Aksi Tawuran Brutal di Lambidaro Palembang, Enam Pemuda Direhabilitasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:56 WIB

Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:06 WIB

DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Berita Terbaru