Kabut Asap Telan Korban Jiwa, ACT Sumsel Gelar Aksi Solidaritas

- Jurnalis

Rabu, 18 September 2019 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACT Sumsel menggelar Aksi Solidaritas Indonesia darurat asap dengan tagar #bantumerekabernapas bertempat di kawasan Bundaran Air Mancur, Rabu (18/09/2019)

ACT Sumsel menggelar Aksi Solidaritas Indonesia darurat asap dengan tagar #bantumerekabernapas bertempat di kawasan Bundaran Air Mancur, Rabu (18/09/2019)

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Kemarau panjang yang di prediksi BMKG tahun ini berdampak pada kekeringan di sejumlah wilayah di Indonesia. Selain persoalan kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) juga terjadi di enam provinsi, salah satunya Sumatera Selatan.

Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan hingga September 2019 ini jumlah hutan dan lahan yang terbakar mencapai 328.722 hektare. Untuk di Sumsel sendiri, sebanyak 967,35 ha Lahan Hutan ikut menjadi salah satu penyumbang Asap belakangan ini.

Dampak dari Asap yang ditimbulkan dari Karhutla ini, telah merusak kualitas udara di Sumsel. Bahkan beberapa hari yang lalu, satu anak balita meninggal dunia diduga akibat terdampak kabut asap.

Merespons kejadian tersebut, Rabu (18/09) siang tim ACT Sumsel kembali menggelar aksi solidaritas Indonesia darurat asap dengan tagar #bantumerekabernapas. Berkolaborasi bersama puluhan komunitas di Palembang membagikan ribuan masker sekaligus membuka layanan cek kesehatan untuk masyarakat.

Baca Juga:  CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Diwadia, selaku Head Marketing ACT Sumsel menerangkan bahwa sejauh ini selain aksi berbagi masker dan layanan kesehatan, ACT MRI juga telah turut serta memadamkan api di beberapa titik di Indonesia.

“Alhamdulillah, merespons cepat bencana kabut asap ini, ACT MRI telah membagikan ribuan masker, menyediakan layanan cek kesehatan, sekaligus turut serta memadamkan api di titik yang terdampak Karhutla, insyaAllah ACT akan terus tanggap dalam meredam kabut asap ini”, imbuh Diwa.

Berlokasi di Bundaran Air Mancur Depan Masjid Agung Palembang, seluruh komunitas pun telah berkumpul lengkap dengan masker, untuk mendukung gerakan #bantumerekabernapas hari ini.

Rahmat Aris selaku tim partnership ACT Sumsel menerangkan bahwa aksi solidaritas ini merupakan aksi lanjutan dari aksi sebelumnya, ACT menargetkan jutaan masker dapat dibagikan untuk warga Sumsel.

ACT Sumsel ajak Komunitas Palembang berbagi ,masker dan buka layanan kesehatan terkait darurat kabut asap
ACT Sumsel ajak Komunitas Palembang berbagi ,masker dan buka layanan kesehatan terkait darurat kabut asap

“Sebelumnya kami telah membagikan masker untuk warga Palembang dan Ogan Ilir, bekerjasama dengan PWI Sumsel dan beberapa stakeholder di Palembang, target kami 1 juta masker dapat dibagikan secara bertahap, melihat kabut asap di Sumsel yang semakin hari semakin pekat, selain itu hari ini kami juga menyediakan layanan cek kesehatan untuk masyarakat bekerjasama dengan Bina Husada”, jelas Aris.

Baca Juga:  KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Rendi, salah satu komunitas yang ikut bergabung dalam aksi ini turut menyatakan dukungannya untuk meredam kabut asap di Sumsel.

“Alhamdulillah, kami senang bisa menjadi bagian dari Aksi bersama ACT Sumsel hari ini, memang kabut asap akhir-akhir ini sudah sangat pekat dan mengganggu pernapasan, kami dari Komunitas Gemar Berbagi berharap aksi sosial seperti ini akan terus berlanjut”, terang Rendi.

Melalui gerakan #bantumerekabernapas, ACT Sumsel mengajak seluruh masyarakat turut berpartisipasi peduli kabut asap dengan memberikan bantuan terbaik melalui nomor rekening 66 0000 5505 atas naama Aksi Cepat Tanggap di BNI Syariah.

 

Laporan : Akip

 

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terbaru